Ilustrasi jatuh cinta dengan rekan kerja. Foto: ShutterstockHubungan asmara Meila Nurpadilah (23), perempuan asal Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, dengan mantan pacarnya hanya berlangsung sekitar tiga bulan. Fakta tersebut diungkapkan langsung oleh ibu korban, Eulis Komariah (54).Eulis mengatakan, putrinya mulai mengenal pria tersebut pada 2025 saat sama-sama mengikuti proses rekrutmen kerja di sebuah pusat terapi bekam. Keduanya kemudian menjalani pelatihan bersama sebelum ditempatkan di lokasi kerja yang berbeda."Kan Teh Amey (panggilan Meila) kerja di Bekasi di pusat bekam. Dari situ sama-samaan dia masuknya mungkin. Daftarnya bareng, interview-nya lewat Zoom dari rumah. Pas training-nya sama-sama. Tapi pas sudah kerja mah enggak satu tempat, cowoknya di Depok, Teh Amey di Bekasi," ujar Eulis saat ditemui di kediamannya, Senin (20/7).Menurut Eulis, hubungan keduanya mulai terjalin beberapa waktu setelah saling mengenal di tempat kerja. Namun, hubungan tersebut tidak berlangsung lama."Pas kenalnya April, akhir Mei mulai pacaran. Juli putus," katanya.Setelah hubungan mereka berakhir, Meila memutuskan berhenti bekerja dan kembali ke rumah orang tuanya di Kecamatan Cililin. Sejak saat itu, putrinya tinggal bersama keluarga di Bandung Barat."Teh Amey langsung pulang ke sini. Baru sekitar tiga bulan kerja di sana, terus pulang," ucap Eulis.Eulis mengaku sejak awal dirinya dan sang suami tidak memberikan restu terhadap hubungan tersebut. Menurutnya, keluarga belum mengenal sosok pria yang mendekati putrinya sehingga memilih bersikap hati-hati."Ibu enggak menyetujui. Orangnya juga belum tahu, belum tahu akhlaknya gimana. Jadi Ibu teh enggak merespons sama sekali," ungkapnya.Meski hubungan itu telah berakhir sejak tahun lalu, keluarga tidak menyangka pria tersebut kembali menemui Meila saat korban keluar membeli minuman pada Minggu (12/7/2026). Sejak peristiwa itu, Meila belum kembali ke rumah.Diduga Meila dibawa paksa oleh mantan pacarnya tersebut. Keluarga Meila telah melaporkan kasus ini ke Polsek Cililin.Eulis berharap putrinya segera ditemukan dalam keadaan selamat. Ia juga meminta siapa pun yang mengetahui keberadaan Meila agar segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian maupun keluarga.