Harga Komoditas: CPO dan Batu Bara Menguat

Wait 5 sec.

Sejumlah kapal tongkang bermuatan batu bara melintas perairan Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/11/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTOHarga beberapa komoditas alam ditutup beragam pada Selasa (6/10). Beberapa yang menguat adalah CPO dan batu bara.Dikutip dari tradingeconomics pada Selasa (6/10), harga CPO ditutup pada MYR 4.578 per ton atau menguat 0,95 persen.Meski begitu, tradingeconomics menyebut harga CPO tetap rapuh. Hal ini karena harga tertekan oleh peningkatan produksi dan persediaan yang diperkirakan mencapai lebih dari tiga juta ton di tengah ekspor yang lesu.Adapun surveyor kargo memperkirakan pengiriman COO September turun 17,1 sampai 28,8 persen secara bulanan yang menunjukan adanya kekhawatiran permintaan.Sementara untuk batu bara, harganya menguat 0,70 persen ke USD 150 per ton. Angka itu merupakan level tertinggi dalam hampir empat bulan di tengah ketatnya pasokan global dan meningkatnya permintaan.Indonesia sebagai eksportir batu bara termal terbesar di dunia juga dilaporkan mengalami penurunan pengiriman 23 persen secara tahunan pada bulan Agustus ke level terendah untuk bulan tersebut dalam lima tahun terakhir. Hal ini terjadi karena pembatasan kuota produksi pemerintah, ketidakpastian kebijakan, dan gangguan pengiriman yang disebabkan oleh El Nino yang kuat.Bergeser ke Nikel, harganya terpantau melemah. Dikutip dari London Metal Exchange (LME) harga nikel ada pada USD 15.626 per ton. Angka tersebut turun 0,05 persen dibanding hari sebelumnya.Sementara untuk timah, harganya juga terpantau melemah. Dikutip dari LME, harga timah berada pada angka USD 54.013 per ton atau melemah 0,59 persen dibanding hari sebelumnya.