Wakil Ketua Baznas RI Mokhamad Mahdun (kiri) didampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim (kanan) menyampaikan paparan saat penyambutan delegasi Syekh Palestina. Foto: Bayu Pratama S/Antara FotoMajelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi keputusan pemerintah yang tidak memberikan izin konser musik Israel di Jakarta yang disebut akan digelar pada akhir Oktober 2026.Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional sekaligus Presiden Koalisi Asia Pasifik untuk Al-Quds dan Palestina, Sudarnoto Abdul Hakim, mengatakan keputusan tersebut merupakan langkah tegas dan baik untuk kemaslahatan."Atas nama MUI dan masyarakat Asia Pasifik bela al Quds dan Palestina saya menyampaikan rasa syukur dan berbahagia karena pada akhirnya Pemerintah tidak mengijinkan konser Israel di Jakarta akhir Oktober ini," kata Sudarnoto dalam keterangannya, Selasa (6/10).Sudarnoto meminta semua pihak mendukung keputusan pemerintah tersebut. Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencari celah supaya konser tetap dapat digelar."Semua pihak harus memberikan dukungan penuh atas keputusan pemerintah. Jangan ada yang bermain-main misalnya untuk mencari cari celah agar konser ini tetap bisa dilaksanakan," ujarnya.Warga Israel mengibarkan bendera di gerbang Damaskus di luar Kota Tua Yerusalem, di Yerusalem, Selasa (15/6). Foto: Ronen Zvulun/REUTERSDia juga meminta keputusan tersebut dipatuhi dan pemantauan tetap dilakukan setelah pemerintah mengumumkan tidak memberikan izin konser."Karena itu, setelah pemerintah mengumumkan soal tidak diijinkannya konser ini, tetap harus ada pemantauan agar ada kepastian tidak akan ada acara konser Israel," kata Sudarnoto.Sudarnoto berharap ke depan tidak ada kegiatan di Indonesia yang melibatkan pihak yang disebutnya sebagai zionis atau pro-zionis dan mempropagandakan agenda politik zionis."Saya sangat berharap ke depan tidak ada event apapun yg melibatkan zionis atau pro zionis yg mempropagandakan agenda politik zionis di semua wilayah Indonesia," ujarnya.Sudarnoto juga menyampaikan terima kasih kepada Yusril Ihza Mahendra yang disebutnya mewakili pemerintah dalam menyampaikan keputusan tersebut."Sekali lagi terima kasih saya sampaikan kepada Pak Yusril Ihza Mahendra yang mewakili pemerintah mengumumkan sikap tegasnya tidak akan memberikan ijin konser Israel," tuturnya.