75 Bangunan di Tenggarong Hangus Terbakar, 90 Petugas Damkar Dikerahkan

Wait 5 sec.

Ilustrasi Pemadam Kebakaran. Foto: ataurrahmanstudio/ShutterstockKebakaran menghanguskan sekitar 75 bangunan milik warga di kawasan Jalan Danau Aji dan Jalan Sultan Alimuddin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Senin (5/10).Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara mengerahkan 90 personel gabungan dan sembilan armada untuk memadamkan api."Kami menerjunkan sembilan armada serta 90 personel dari regu piket maupun siaga untuk memadamkan kebakaran," kata Kepala Disdamkar Kukar Fida Hurasani yang akrab disapa Afe dikutip dari Antara.Kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Proses pemadaman hingga pendinginan lokasi berlangsung sekitar dua jam."Proses pemadaman hingga pendinginan lokasi kebakaran membutuhkan waktu sekitar dua jam dengan dukungan penuh armada tangki dan tim relawan," ujar Afe.Upaya pemadaman turut dibantu dua armada BPBD, armada tangki PDAM, serta mesin portabel milik relawan penanggulangan bencana daerah.Ilustrasi Kebakaran. Foto: ShutterstockMenurut Afe, tiupan angin kemarau yang kencang dan himpitan rumah kayu padat penduduk menjadi kendala utama petugas saat mengendalikan kobaran api."Minimnya sumber air di lokasi kejadian menjadi hambatan lapangan karena sebagian unit armada sedang menangani karhutla di Sangasanga," tutur Afe.Untuk mengatasi keterbatasan pasokan air, tim gabungan memanfaatkan aliran air kolong rumah warga dan kolam di sekitar lokasi dengan mengoperasikan mesin pompa portabel.Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebelumnya telah menetapkan kawasan permukiman Danau Aji sebagai zona merah rawan kebakaran sejak tiga tahun lalu."Fasilitas hidran kering sepanjang seribu meter dari Sungai Tenggarong yang dibangun pemerintah terbukti berfungsi baik membantu pengisian air," kata Afe.Dua unit tandon air berkapasitas lima ribu liter yang ditempatkan di lokasi permukiman turut mendukung penanganan awal sebelum pemadaman total.Sinergi petugas pemadam, BPBD, dan kelompok relawan lokal mencegah kobaran api meluas ke kawasan permukiman di sekitarnya."Kami terus mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan potensi kebakaran di tengah kondisi musim kemarau ekstrem," ujar Afe.