Lionel Messi mengambil waktu sejenak setelah gagal mencetak gol ke gawang Nashville SC. Foto: Jim Rassol/Imagn Image/REUTERSAsosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) memicu gelombang kritik keras dari berbagai media olahraga dunia akibat rentetan kekacauan manajemen logistik selama jeda internasional pekan ini. Masalah administrasi yang parah ini merusak reputasi tim nasional menjelang pertandingan perpisahan sang megabintang Lionel Messi.Setelah mencatat kemenangan telak tujuh gol tanpa balas atas Burkina Faso, tim asuhan Lionel Scaloni kini bersiap menghadapi Benin dalam kondisi yang tidak kalah memprihatinkan. Keputusan panitia lokal yang kurang profesional dinilai mencederai nilai olahraga dan merugikan tim tamu asal Afrika tersebut.Kekacauan Laga Kontra Burkina FasoTim nasional Burkina Faso terpaksa menurunkan skuad cadangan yang didominasi pemain di bawah usia 23 tahun karena masalah pengaturan perjalanan dari pihak Argentina. Mereka hanya difasilitasi penerbangan murah tanpa adanya bonus pertandingan yang layak dari pihak penyelenggara.Penderitaan para pemain Burkina Faso memuncak saat mereka mendarat di Argentina hanya tiga jam sebelum sepak mula berlangsung tanpa sempat beristirahat. Media lokal Argentina langsung mengecam keras kemenangan telak tersebut dan menyebut peristiwa ini sebagai skandal yang memalukan.Penderitaan Berlanjut Bagi Skuad BeninKrisis administratif yang memalukan ini kembali terulang menjelang pertandingan persahabatan berikutnya melawan Benin di Stadion Monumental. Skuad Benin harus menempuh perjalanan udara yang sangat melelahkan selama 23 jam menggunakan kelas ekonomi demi mencapai Buenos Aires.Kondisi fisik para pemain Benin semakin memburuk setelah analis olahraga mereka yang bernama Jonas Bedi sempat kehilangan kesadaran akibat kelelahan luar biasa. Beberapa pemain pilar seperti Junior Olaitan dari Besiktas, Charlemagne Azongnitode, dan Sahid Ngobi bahkan terpaksa absen akibat situasi buruk ini.Fasilitas Buruk Merusak Reputasi Tuan RumahKondisi penginapan yang disediakan oleh panitia setempat di Argentina juga jauh dari kata layak bagi atlet profesional. Skuad Benin harus menghadapi kenyataan pahit berupa tidak adanya air hangat di hotel, fasilitas sauna yang rusak, serta keterbatasan peralatan latihan.Mereka bahkan terpaksa berlatih di lapangan rumput sintetis dan ruang kebugaran yang dinilai tidak memenuhi standar untuk tim nasional sepak bola. Meski situasi perlahan mulai membaik setelah adanya protes keras, insiden memalukan ini dipastikan telah mencoreng reputasi sepak bola Argentina di mata dunia.