Tim SAR gabungan temukan tiga WNA dan seorang WNI yang sempat terseret arus di Perairan Pulau Panga Batang. Foto: Basarnas MaumereTim SAR gabungan berhasil menemukan tiga orang penyelam yang dilaporkan terseret arus di perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam kondisi selamat pada Senin (5/10) pagi.Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman mengatakan, tiga korban selamat itu yakni dua warga negara asing (WNA) asal Irlandia, Dervla Mullingan (28) dan Darragh Mc Kierna (27) dan seorang WNI yang merupakan pemandu mereka Frederik Horimpun (39)."Dua orang WNA asal Irlandia ditemukan dalam kondisi selamat pada pukul 09.00 WITA, sekitar 3,17 NM dari lokasi kejadian. Kemudian satu orang WNI yang merupakan tour guide ditemukan pada pukul 09.05 WIB atau sekitar 4,21 NM dari lokasi kejadian," ujar Fathur dalam keterangannya, Senin (5/10).Tim SAR gabungan temukan tiga WNA dan seorang WNI yang sempat terseret arus di Perairan Pulau Panga Batang. Foto: Basarnas MaumerePeristiwa ini bermula saat enam orang penyelam melakukan penyelaman di sekitar perairan Pulau Panga Batang yang berjarak sekitar 16,6 NM dari Pelabuhan Wuring, Maumere pada Minggu (4/10) sekitar pukul 10.00 WITA."Mereka terdiri dari dua orang dive guide lokal dan empat orang wisatawan mancanegara (WNA)," jelas dia.Dalam kegiatan tersebut, tim 1 yang terdiri dari satu orang dive guide WNI dan satu orang WNA asal Belanda, berhasil kembali ke permukaan dan dalam kondisi selamat.Sedangkan, Tim 2, yang terdiri dari satu orang dive guide WNI dan 2 orang WNA asal Irlandia dan 1 Orang asal WNA Austria, belum kembali ke permukaan dan diduga terseret arus kuat.Tim SAR gabungan temukan tiga WNA dan seorang WNI yang sempat terseret arus di Perairan Pulau Panga Batang. Foto: Basarnas Maumere"Laporan mengenai kondisi membahayakan manusia tersebut diterima oleh Kantor SAR Maumere pada Minggu (4/10) pukul 14.10 WITA," sebut dia.Tim SAR Gabungan bersama nelayan kemudian menemukan satu orang penyelam Warga Negara Asing (WNA) asal Austria bernama Patricia Retter dalam kondisi selamat di perairan antara Pulau Babi dan Nangahale pada Minggu (4/10) pukul 16.30 WITA."Dengan telah ditemukannya seluruh penyelam yang sebelumnya dilaporkan belum kembali ke permukaan, sebanyak empat orang yang terdiri dari satu orang WNA asal Austria, dua orang WNA asal Irlandia, dan satu orang WNI selaku tour guide, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," kata Fathur.