Bek Benin Sebut Tidak Ada Rencana Khusus untuk Menghentikan Lionel Messi

Wait 5 sec.

Lionel Messi mengambil waktu sejenak setelah gagal mencetak gol ke gawang Nashville SC. Foto: Jim Rassol/Imagn Image/REUTERSBek tim nasional Benin Mohamed Tijani mengakui ketiadaan rencana taktis khusus untuk menghentikan megabintang Lionel Messi menjelang pertandingan persahabatan bersejarah melawan Argentina di Stadion Monumental.Pemain berusia 29 tahun tersebut merasa jurang perbedaan kelas di antara kedua tim nasional sangat jauh. Ketimbang menerapkan taktik bertahan rapat, skuad berjuluk Les Guepards ini justru lebih memilih menikmati momen perpisahan sang legenda di panggung internasional.Menikmati Pertandingan Tanpa Tekanan TaktisTijani menegaskan bahwa tim pelatih tidak memberikan instruksi khusus untuk mengawal ketat kapten tim nasional Argentina tersebut. Pernyataan santai ini ia sampaikan langsung saat berbicara di luar sebuah toko kelontong menjelang sesi latihan resmi.“Kami tidak perlu menjaga Messi. Kami akan menikmati pertandingan ini. Tidak ada rencana khusus untuk bertahan melawan Messi, kami hanya harus menikmati permainan ini, dan selesai,” ujar mantan pemain bertahan Rayo Vallecano tersebut kepada media lokal C5N.Pujian Setinggi Langit untuk Dewa Sepak BolaKekaguman kubu tim tamu terhadap pencapaian luar biasa penyerang berusia 37 tahun itu melampaui batas rivalitas di dalam lapangan hijau. Mereka menilai sang kapten berada di level permainan yang sangat berbeda dibandingkan pemain lainnya di era modern.“Messi, Anda adalah Tuhan. Bagi saya, dia adalah yang terbaik di dunia, seperti yang saya katakan kepada Anda,” tutur Tijani secara terbuka.Pernyataan bernada sanjungan tersebut juga didukung penuh oleh dokter tim nasional Benin yang mendampingi skuad selama berada di Buenos Aires. Sang dokter menambahkan bahwa Messi merupakan sosok terbaik di dunia sekaligus dewa di dalam olahraga sepak bola.Laga Perpisahan Menuju Era Baru ArgentinaPertandingan eksibisi yang berlangsung di Buenos Aires ini sekaligus menandai akhir dari perjalanan panjang karier internasional peraih delapan Ballon d'Or tersebut. Setelah laga seremonial ini rampung, Messi akan memfokuskan sisa karier profesionalnya bersama klub Major League Soccer, Inter Miami, hingga musim 2028 berakhir.Pelatih kepala Argentina Lionel Scaloni kini harus segera memikirkan transisi skuad tanpa kehadiran dirigen lini serang andalannya tersebut. Sementara bagi Benin, duel melawan raksasa dunia ini menjadi sarana belajar yang sangat berharga menjelang kualifikasi Piala Afrika mendatang.