Rapat Baleg DPR dengan Pemerintah membahas RUU Hak Cipta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparanBadan Legislasi (Baleg) DPR bersama pemerintah menyepakati pembahasan RUU Hak Cipta ditargetkan rampung paling lambat pada 17 Desember 2026.Target tersebut disepakati dalam rapat kerja Baleg DPR bersama pemerintah membahas RUU Hak Cipta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10).Ketua Baleg DPR Bob Hasan awalnya menanyakan kepada pemerintah mengenai rencana jadwal pembahasan RUU Hak Cipta.“Apakah rencana jadwal ini 6 Oktober, 7 Oktober, 8 Oktober, 26-30 Oktober masih ada kunker rupanya, 2-6 November masih ada kunker, sudah itu, itu masa sidang berikutnya jadwalnya, apa dapat disetujui?” tanya Bob.Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej kemudian menjelaskan pemerintah belum dapat memulai pembahasan RUU Hak Cipta pada 7 Oktober.Hal itu karena Kementerian Hukum menjadi tuan rumah sidang World Intellectual Property Organization (WIPO) yang digelar di Bali.“Pimpinan mohon maaf karena ini leading sector ada di Kemenkum, kami tanggal 7 sampai 10 Oktober ada sidang WIPO (World International Property) di Bali dan ada dari 50 negara dan kami tuan rumah maka dirjen yang menangani ini semua in charge di Bali,” ujar Eddy.Bob kemudian memastikan apakah pembahasan RUU Hak Cipta belum dapat dimulai pada 7 Oktober.“Berarti belum bisa mulai besok?” tanya Bob.“Belum bisa mulai mohon maaf,” jawab Eddy.Bob lalu menanyakan apakah pembahasan RUU Hak Cipta baru dapat dilakukan setelah masa reses DPR.“Berarti habis reses?” tanya Bob.“Habis reses iya,” jawab Eddy.Meski pembahasan belum dapat dimulai pada 7 Oktober, Bob menegaskan target penyelesaian RUU Hak Cipta tetap ditetapkan paling lambat pada 17 Desember 2026.“Oke, berarti tanggal 7 kita, makanya yang tertulis ini masih tentatif bisa dipindah geser, tapi pada dasarnya penyelesaiannya paling lambat tanggal 17 Desember 2026,” kata Bob.Bob selanjutnya meminta persetujuan forum terhadap jadwal pembahasan RUU Hak Cipta yang telah disesuaikan.“Tentang jadwal rapat apa dapat disetujui?” tanya Bob.“Setuju,” jawab peserta rapat.