Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) berbincang dengan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy (kanan) saat konpers RAPBN dan Nota Keuangan tahun anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTOMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal rencana kenaikan gaji guru yang kembali menjadi perhatian publik. Hal ini mencuat setelah pemerintah menaikkan alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 hingga Rp 820,9 triliun.Purbaya memastikan, hingga saat ini belum ada keputusan pemerintah untuk menyesuaikan gaji guru pada tahun depan. Rencana tersebut juga belum masuk dalam perencanaan anggaran awal.Meski begitu, peluang perubahan kebijakan masih terbuka. Menurut Purbaya, pemerintah dapat mengubah prioritas anggaran apabila kondisi keuangan negara memungkinkan.Belum, belum, belum direncanakan (kenaikan gaji guru). Tapi bukan berarti nggak mungkin,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, dikutip Minggu (16/8).Ia menjelaskan, keputusan mengenai penyesuaian gaji guru dapat dipertimbangkan kembali seiring berjalannya tahun anggaran. Salah satu pertimbangannya adalah kondisi penerimaan negara dan kebutuhan pemerintah.“Kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau memang pemerintah punya uang lebih dan memang dibutuhkan, kita bisa tambah juga. Tapi sekarang belum direncanakan,” ungkapnya.Anggaran Pendidikan Naik Hampir Rp100 TriliunAdapun pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp 820,9 triliun dalam RAPBN 2027. Angka ini meningkat sekitar 13,9 persen dibandingkan pagu anggaran pendidikan 2026 sebesar Rp 720,8 triliun.Kenaikan anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai sejumlah program pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.Salah satunya melalui Program Indonesia Pintar (PIP) yang ditargetkan menjangkau 22,1 juta siswa. Pemerintah juga menyiapkan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) untuk 1,1 juta mahasiswa.Selain bantuan pendidikan, pemerintah mengarahkan anggaran untuk memperbaiki fasilitas pendidikan di berbagai daerah.Sejumlah program yang disiapkan antara lain pembangunan Sekolah Unggulan Garuda (SUG) dan Sekolah Rakyat. Pemerintah juga akan mempercepat revitalisasi gedung sekolah dan madrasah yang mengalami kerusakan.Anggaran pendidikan 2027 turut diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik. Salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp 240 triliun.Pemerintah juga menargetkan pemenuhan hak pendidikan dasar secara bertahap, selektif, dan afirmatif di berbagai wilayah Indonesia.