Trump Sebut Akan Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Kalahkan Iran

Wait 5 sec.

Presiden AS Donald Trump menari usai menyampaikan sambutan di Nassau County Police Academy Center for Training and Intelligence di Garden City, New York, Jumat (14/8). Foto: Kent Nishimura/AFPPresiden AS Donald Trump kembali bicara soal perang melawan Iran. Dalam rapat umum politik di akademi kepolisian New York, Jumat (14/8) waktu setempat, ia mengatakan akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah AS usai mengalahkan Iran."Setelah kita selesai mengalahkan Iran, yang kini sedang mengalami kekalahan telak, saya akan segera menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat," ujar Trump dikutip dari AFP, Sabtu (15/8)."Itu benar," tambahnya.Trump, bersama Israel, melancarkan perang melawan Iran pada 28 Februari. Mereka menyebut tujuannya untuk mengakhiri program nuklir di Iran.Namun, Iran membalas dengan membangun kendali atas sebagian besar Selat Hormuz, jalur pelayaran vital bagi pengiriman energi global dan komoditas lainnya dalam jumlah besar.Amerika Serikat masih terjebak dalam kebuntuan dengan Iran terkait selat tersebut. Iran membatasi akses bagi sebagian besar pelayaran sipil, sementara Angkatan Laut AS melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dalam upaya melumpuhkan ekonominya."Kita melakukan blokade. Tidak ada kapal yang bisa lewat kecuali jika kita mengizinkannya," kata Trump kepada kerumunan pendukung dan polisi yang bersorak.