Pengiriman bantuan Polri kepada warga terdampak bencana di NTT, Rabu (19/8/2026). Foto: Dok. PolriPolri menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak gempa bumi di daratan Pulau Flores. Bantuan tersebut dikirim menggunakan dua kapal Polairud dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, menuju Dermaga Reo, Manggarai.Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang mengatakan, bantuan dipusatkan di Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo sebelum dikirim melalui jalur laut. Dermaga Reo dipilih karena dinilai menjadi akses masuk yang paling aman setelah gempa bumi mengguncang NTT pada Sabtu (15/8).“Pendistribusian Logistik Bantuan Polri Peduli Bencana, dari Kapolri, untuk korban bencana alam gempa bumi di daratan Pulau Flores, dari dermaga Pelni Marina Labuan Bajo dengan dermaga tujuan Dermaga Reo, Kab. Ruteng, dikarenakan posisi dan situasi Dermaga Reo, Kab. Manggarai, dianggap paling aman sebagai akses masuk pasca bencana alam gempa bumi,” kata Christian dalam keterangannya, Rabu (19/8).Bantuan tersebut nantinya menyasar korban terdampak gempa mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka. Jumlah bantuan yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.Total bantuan yang disiapkan terdiri dari 3.500 kantong beras Bulog dengan ukuran 5 liter, 291 dus dan 8 botol minyak goreng Bulog, serta 3.500 paket sembako.Setiap paket sembako berisi 5 bungkus mi instan, 1 botol kecap, 1 kotak teh, 1 kilogram gula pasir, dan 1 kotak biskuit. Selain itu, terdapat 500 buah mainan untuk anak-anak.Bantuan tersebut dibagi ke dalam dua kapal, yakni Kapal Polairud Mabes Polri KM BIMA-7014 dan Kapal Polairud Polda NTT KP Pulau Padar XXII-3018.Sebelum dikirim, seluruh logistik dikemas di Gudang Bulog Labuan Bajo, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat. Selanjutnya bantuan dipindahkan menggunakan dua unit dump truck dan satu kendaraan Dalmas roda enam menuju Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo.Di dermaga, bantuan dipindahkan oleh personel gabungan Polairud Mabes Polri dan Polairud Polda NTT ke dalam dua kapal tersebut.Selain bantuan dari Kapolri, Christian juga mengirimkan bantuan berupa peralatan dapur untuk mendukung kebutuhan warga terdampak gempa.Bantuan tambahan itu berupa 10 lusin sendok makan, 10 panci, 10 wajan atau kuali, serta 10 centong sayur atau ikan.Christian mengatakan jumlah bantuan masih memungkinkan bertambah. Pendataan akan dilakukan secara sistematis berdasarkan bantuan yang benar-benar masuk.“Tidak menutup kemungkinan logistik bantuan Polri untuk Korban bencana alam gempa bumi di daratan Pulau Flores Masi bertambah, dan akan dilakukan pendataan secara sistematis sesuai dengan jumlah bantuan reel yang masuk,” ujarnya.Pendistribusian bantuan melalui jalur laut tersebut dilakukan untuk mempercepat penyaluran logistik ke wilayah terdampak, dengan Reo menjadi titik masuk sebelum bantuan diteruskan ke daerah-daerah yang membutuhkan di daratan Flores.