Petugas melakukan penyisiran bangunan Pelabuhan Laurentius Say Maumere yang rusak akibat gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Foto: BasarnasGempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8), turut berdampak di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Sejumlah wisatawan di kawasan Labuan Bajo mengalami luka akibat terkena material bangunan yang runtuh.Komandan Kompi 1 Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, Iptu Theodorus B Boka, mengatakan personelnya langsung dikerahkan melakukan patroli dan pengecekan dampak di berbagai titik, termasuk kawasan Hotel Jayakarta, Desa Gorontalo, Labuan Bajo.“Kami turunkan personel untuk siaga bencana. Anggota dikerahkan patroli sekaligus memeriksa kerusakan pascagempa,” ujar Theodorus.Dari hasil pengecekan di Hotel Jayakarta, ditemukan kerusakan bangunan, tiga WNA pun menjadi korban. Dua di antaranya mengalami luka ringan pada lutut, hidung, dan pinggang akibat tertimpa puing bangunan.Petugas melakukan penyisiran bangunan Pelabuhan Laurentius Say Maumere yang rusak akibat gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Foto: BasarnasSelain memberikan pertolongan pertama, personel membantu wisatawan yang panik mencari keluarga yang lebih dulu dievakuasi ke RS Siloam. Sebagian di antaranya diantar ke rumah sakit, sementara yang lain diarahkan ke biara sesuai petunjuk pihak pengelola hotel.“Sesampainya di Siloam, kami temukan banyak korban lain yang juga ditangani medis,” tambahnya.Brimob terus berpatroli dan bersiap membantu evakuasi tambahan jika ditemukan warga maupun wisatawan yang membutuhkan pertolongan. Langkah ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan dalam Operasi Aman Nusa.“Kami siap terus membantu masyarakat dan wisatawan yang terdampak sebagai wujud semangat kemanusiaan Brimob,” tutupnya.