Ragam spare part Vespa di Ratu Motor, Jalan Kebon Jeruk 3, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanSelama sekitar 35 tahun berjualan onderdil Vespa, Ratu Motor tidak hanya memiliki pelanggan dari Jakarta. Toko yang berada di kawasan Kebon Jeruk 3 itu juga melayani konsumen dari berbagai daerah di Indonesia sampai luar negeri.Yuliana, selaku pemilik toko, mengatakan bahwa sejumlah pelanggan awalnya datang langsung ke toko. Beberapa di antaranya berasal dari Aceh, Makassar, Karawang, bahkan sampai Malaysia."Kalau yang paling jauh pernah dari Malaysia, itu datang sekitar 15 atau 20 tahun lalu. Mereka tahu Ratu Motor dari Google, mungkin juga dari rekomendasi orang terus datang ke sini. Sekarang pakai WhatsApp, kalau butuh barang kami tinggal kirim-kirim," ujarnya saat ditemui kumparan, Rabu (19/8).Toko spare part Vespa Ratu Motor di Jalan Kebon Jeruk 3, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanMenurut Yuliana, pelanggan dari luar daerah biasanya datang karena mencari suku cadang yang sulit ditemukan di tempat lain. Toko miliknya memang lebih banyak menyediakan komponen untuk Vespa klasik dibandingkan model matik.Kelengkapan stok itu turut membuat sejumlah pelanggan datang untuk merestorasi Vespa. Ia bilang, ada konsumen yang membeli motor dalam kondisi tidak bisa berjalan, kemudian membongkar mesin dan mencari spare part yang dibutuhkan di Ratu Motor."Ada yang datang motornya tahun 1965. Ada juga yang Vespa 90 cc, tapi itu agak jarang karena stoknya nggak banyak. Rata-rata model lama ya, Vespa PX, Super, dan Excel. Mau barang orisinil atau KW di sini ada," tuturnya.Adapun, toko itu juga menyediakan suku cadang Vespa dari berbagai negara. Yuliana menyebut ada produk asal Italia, Taiwan, hingga India dengan rentang harga yang berbeda, tergantung permintaan konsumen.Toko spare part Vespa Ratu Motor di Jalan Kebon Jeruk 3, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanSelain melayani pembelian eceran, ia pun banyak menangani transaksi dalam jumlah besar. Yuliana menyebut pembelian bisa mencapai puluhan hingga ratusan komponen dalam satu transaksi, terutama untuk pelanggan yang memiliki bengkel atau toko onderdil.Bagi Yuliana, kemampuan menyediakan barang sesuai kebutuhan pelanggan menjadi salah satu alasan tokonya masih bertahan hingga sekarang. Jika barang yang dicari tidak tersedia, ia akan berusaha membantu mencarikannya."Yang penting kami harus bangun kepercayaan. Kalau barangnya bisa dipakai ya kita tanggung jawab. Kalau tidak bisa dipakai, boleh dikembalikan. Dagang itu bukan cuma mau untung, tapi kita juga harus menjaga kepercayaan pelanggan," tutupnya.