Doorstop Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, usai Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat pada Senin (27/4/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparanWakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya memastikan situasi di Aceh saat ini berangsur membaik setelah sempat terjadi kericuhan usai peringatan Hari Damai Aceh ke-21.Bima mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan situasi di Aceh dan melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak di daerah, termasuk Wakil Gubernur Aceh, anggota DPRA, dan wali kota."Ya kami monitor semuanya. Sejauh ini saya berkomunikasi dengan Pak Wagub, dengan teman-teman DPRA, ya juga dengan wali kota. Situasinya landai," kata Bima di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8).Menurutnya, berdasarkan informasi terakhir yang diterima pemerintah, kondisi di Aceh sudah lebih kondusif. Meski demikian, koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda akan terus dilakukan."Situasinya saat ini berdasarkan informasi perkembangan terakhir landai, membaik. Nah kita jaga bersama-sama karena ini suasananya suasana perayaan 17-an, tentu kita mengutamakan kebersamaan," ujarnya.Bima menegaskan pemerintah tetap memantau setiap perkembangan di Aceh melalui komunikasi intensif dengan Forkopimda dan para kepala daerah."Sambil kita terus memantau ya setiap perkembangan yang ada, berkoordinasi, komunikasi intensif dengan Forkopimda dan teman-teman kepala daerah di sana semuanya," tandas dia.