Anggota DPD RI Temui Jokowi: IKN di Kaltim karena Beliau, Tetap Dicintai Rakyat

Wait 5 sec.

Enam anggota DPD RI dari sejumlah provinsi menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026). Foto: kumparanSekitar enam anggota DPD RI dari sejumlah provinsi menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya, Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jumat (21/8).Dua dari enam anggota DPD RI yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Yulianus Henock dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Arya Widakarna dari Provinsi Bali.Pertemuan berlangsung selama sekitar satu jam. Kepada awak media, Yulianus mengatakan dirinya turut menemui Jokowi dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur sekaligus anggota DPD RI dari Kaltim.“Ini mengunjungi Presiden ke-7. Saya sebagai Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur, saya juga sebagai anggota DPD RI dari Kalimantan Timur merasa bangga melihat Jokowi tetap dalam kondisi sehat,” kata Yulianus, Jumat (21/8).Yulianus juga mengapresiasi kinerja Jokowi selama menjabat Presiden, khususnya dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan. Menurutnya, Jokowi hingga kini masih mendapat kecintaan dari masyarakat.“Beliau orang yang baik, kami sangat banggakan, Ibu Kota Nusantara bisa ada di Kalimantan atas dukungan beliau. Jadi sekali lagi, Presiden ke-7 Republik Indonesia Jokowi tetap dicintai rakyat,” kata dia.Enam anggota DPD RI dari sejumlah provinsi menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026). Foto: kumparanDalam pertemuan tersebut, Yulianus mengungkapkan mereka juga membahas mengenai pentingnya desentralisasi pembangunan agar pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu.“Kalau masalah pembahasan di pedalaman, kami sebagai wakil-wakil rakyat di daerah tetap menginginkan adanya desentralisasi pembangunan kedepannya.Menurut Yulianus, arah pembangunan ke depan harus lebih memperhatikan kebutuhan daerah. Ia menilai masih banyak daerah yang mengalami kemunduran sehingga perlu mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah.“Pembangunan tetap harus berkiblat ke daerah. Daerah yang sekarang banyak mengalami kemunduran kedepan bisa lebih maju. Kondisi sekarang kami sebagai wakil rakyat dari daerah, ya senator, mempunyai keprihatinan bilamana pembangunan daerah itu kurang perhatian akan menyebabkan kemarahan daripada masyarakat daerah,” pungkasnya.