Ketika Car Free Day Jakarta Dilihat sebagai Bagian Budaya Freedom Flow Terbuka

Wait 5 sec.

Car Free Day (Ilustrasi) Foto: REUTERS/Darren WhitesideCar free day sudah menjadi agenda rutin akhir pekan bagi kaum urban Jakarta. Siapa sangka, konsep ini menjelma menjadi sebuah fenomena budaya dalam ruang ekspresi luar biasa bagi masyarakat sekitar sehingga menjadi lokasi tepat untuk mengekspresikan diri, berolahraga, hingga berwisata di Minggu pagi.Terlebih, menurut laporan World Urbanization Prospects 2025 dari United Nations Department of Economic and Social Affairs, Jakarta menjadi kota dengan populasi terbesar di dunia dengan 42 juta penduduk, yang mampu mengalahkan posisi Dhaka dan Tokyo.Di tengah skala kota yang luar biasa tersebut, sebuah perusahaan pilates, VAURA melihat bahwa car free day memperlihatkan sisi lain Jakarta yang tak kalah menarik. Setiap Minggu, salah satu ruas jalan utama di jantung ibu kota bertransformasi menjadi ruang publik bersama bagi masyarakat untuk berlari, bersepeda, berjalan kaki, berolahraga, dan menikmati waktu wisata bersama keluarga.Hal ini kemudian memunculkan kebiasaan luar biasa untuk masyarakat Jakarta, yakni budaya bergerak. Maka itu, VAURA Pilates Menteng menghadirkan kelas outdoor reformer yang sebelumnya telah diselenggarakan di Singapura dan Dubai.“Jadi, VAURA hadir bukan untuk mengajarkan Jakarta tentang movement-justru Jakarta telah menunjukkan kepada dunia bagaimana sebuah kota dapat bergerak bersama. Yang ingin kami lakukan adalah benar-benar melebur dalam budaya ini dan tumbuh bersamanya. Sebuah simbiosis yang nyata, di mana kami dapat saling menguatkan. Itulah yang ingin kami bangun di sini,”  ujar Dr. Adriana Chandra Ardy, Founder and President Director, VAURA Menteng, seperti dikutip dari siaran resmi, Jumat (21/8).Car free day Jakarta yang sudah menjadi bagian dari budaya kota untuk bergerak bersama di Minggu pagi. Foto: Dok. IstimewaBerlangsung di tengah energi car free day Jakarta pada Minggu lalu (16/8), event bertema Freedom Flow ini mempertemukan 50 peserta dari berbagai kalangan. Peserta tersebut disatukan dalam format kelas olahraga outdoor pilates grup besar dengan musik, high-energy programming, serta standar pelatihan internasional.“Yang membuat sesi ini begitu spesial adalah bagaimana kelas kami secara alami menyatu dengan semua aktivitas yang sudah berlangsung di sekitar. Lingkungan outdoor memberikan lapisan energi yang berbeda dan benar-benar mengubah dinamika kelas. Ada runners yang melintas, keluarga, musik, dan movement di mana-mana,” ujar Camila Arreaga, Head Trainer VAURA Menteng.“Kami menjadi bagian dari sebuah kota yang memang sudah bergerak. Melihat 50 orang bergerak bersama melalui strength, control, endurance, dan precision membuat sesi ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan untuk saya pimpin,” pungkasnya.Setelah sesi selesai, para peserta melanjutkan pagi dengan menikmati refreshments, bersosialisasi, serta games. Melalui acara ini, dapat terlihat bahwa bergerak bersama sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Jakarta dan menjadi bagian dari energi yang luar biasa yang telah menyatu dengan kota ini.