BMKG: 2.119 Gempa Bumi Susulan Terjadi di NTT

Wait 5 sec.

Petugas melihat kondisi bangunan Pelabuhan Laurentius Say Maumere yang rusak akibat gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). Foto: Gregorio J Gilbert/ANTARA FOTOBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 2.119 gempa bumi susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga hari ini, Selasa (18/8)."Update gempa bumi susulan gempa Flores M 7,7 hingga tanggal 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB. Total gempa bumi susulan 2.119," tulis BMKG dalam keterangan resminya.Dari jumlah tersebut tercatat magnitudo terbesar mencapai 6,2.Sementara itu, ada 24 kali gempa dengan magnitudo di atas 5. Kemudian gempa terkecil adalah magnitudo 1,3.Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi (Plt Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Panjaitan, menyebut jumlah korban meninggal bencana gempa 7,7 magnitudo di NTT kini bertambah menjadi 68 jiwa."Data yang kami peroleh hingga saat ini sebanyak 68 jiwa, sekali lagi 68 jiwa yang meninggal," ujar Berton dalam sebuah konferensi pers daring, Senin (17/8).Sementara itu, Berton mengatakan, ada 213 orang mengalami luka-luka."Sedangkan jumlah yang luka-luka saat ini ditemukan sebanyak 213 jiwa," tandasnya.Bencana itu sendiri terjadi pada Sabtu (15/8) pagi. Selain banyaknya korban, sejumlah sarana umum dan rumah warga ikut rusak berat.