Viral DC Gesek Rangka Mobil di GBK, Polisi: Dokumentasikan & Hindari Konfrontasi

Wait 5 sec.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jumat (7/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparanPolda Metro Jaya merespons soal aktivitas 2 orang yang diduga memeriksa rangka di kolong mobil yang terparkir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8). Mereka akan mendalami tersebut video yang menampilkan aktivitas dua orang itu. Polisi juga tengah memastikan ada tidaknya unsur tindak pidana dalam tindakan tersebut."Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat tengah menganalisis video yang beredar untuk mengetahui aktivitas dua orang di kolong kendaraan serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto saat dikonfirmasi kumparan, Kamis (20/8).Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang menemukan peristiwa serupa agar merekamnya untuk mengumpulkan bukti, dan menghindari konfrontasi langsung. "Masyarakat diimbau tetap waspada dan menghindari konfrontasi langsung apabila menemukan aktivitas mencurigakan," ujarnya."Jika memungkinkan, dokumentasikan kejadian dan segera laporkan melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat," kata Budi.Polda Metro Jaya juga terus meningkatkan patroli dan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai modus kejahatan.Aksi cek nomor rangka mobil di parkiran GBK. Foto: Threads/@dr.bebby_linn"Polda Metro Jaya terus meningkatkan patroli dan edukasi kamtibmas sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai modus kejahatan," ujar Budi.Ssebuah video beredar di media sosial memperlihatkan dua orang pria yang diduga menggesek nomor rangka mobil yang tengah terparkir di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).Lalu, salah satu pria tersebut masuk ke dalam kolong mobil yang diduga tengah menggeser nomor rangka mobil tersebut.Kasus ini memang sudah jadi perhatian oleh Polda Metro Jaya. Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Noor Maghantara membenarkan bahwa pria yang terekam dalam video di area parkir tersebut bukanlah pelaku kejahatan biasa, melainkan tim penagih utang atau debt collector."Dia debt collector ini sebenarnya. Dia nyari mobil yang sudah lama enggak dibayar, yang lewat 3 bulan gitu," ujar AKBP Noor Maghantara saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (19/8).Noor menjelaskan, para penagih utang independen atau yang kerap disapa masyarakat sebagai mata elang (matel) ini memang kerap menyisir lokasi-lokasi parkir umum yang luas, seperti kawasan GBK hingga pusat perbelanjaan.Menurutnya, mereka bertugas mencari unit kendaraan yang masuk ke dalam daftar pencarian leasing atau lembaga pembiayaan akibat mengalami kemacetan pembayaran angsuran.