BPBD bersama relawan dan damkar melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla yang dapat dijangkau pada wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (19/8). Foto: BPBD Kabupaten Kutai KartanegaraKebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan, semakin menggagas. BNPB mengatakan penanganan karhutla di Pulau Kalimantan masih menjadi prioritas utama pemerintah saat ini. Kalimantan TimurWilayah di Kalimantan Timur mengalami karhutla yang cukup masif, di antaranya di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pada Rabu (19/8), karhutla terjadi di beberapa wilayah yakni di Desa Loa Gagak Kecamatan Loa Kulu, Kelurahan Spontan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong, Kelurahan Pendingin Kecamatan Sanga-Sanga, Desa Kayu Bata Kecamatan Muara Muntai, Kelurahan Muara Kembang Kecamatan Muara Jawa, serta Desa Kota Bangun Hulu Kecamatan Kota Bangun.Total luas lahan terbakar pada hari tersebut mencapai 49,55 hektare dengan lahan terbakar paling luas berada di Kelurahan Pendingin seluas 42 hektarDi Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, titik karhutla kembali muncul di Kecamatan Tanah Grogot, Kecamatan Batu Sopang, dan Kecamatan Batu Engau. Kebakaran terjadi pada Rabu (19/8) di taman konservasi dengan material lahan berupa semak belukar dan gambur. Luas lahan terbakar mencapai 25,29 hektare.BPBD bersama relawan dan damkar melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla yang dapat dijangkau pada wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (19/8). Foto: BPBD Kabupaten Kutai KartanegaraBPBD bersama relawan dan damkar melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla yang dapat dijangkau pada wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (19/8). Foto: BPBD Kabupaten Kutai KartanegaraBPBD bersama relawan dan damkar melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi karhutla yang dapat dijangkau pada wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (19/8). Foto: BPBD Kabupaten Kutai KartanegaraKalimantan SelatanKarhutla di Kalimantan Selatan setiap harinya terus meningkat. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Kalsel, hingga Kamis (20/8) lahan yang terdampak karhutla mencapai 969 hektare.Wilayah yang terbanyak terdampak karhutla berada di Kecamatan Landasan Ulin, disusul Kecamatan Cempaka dan Kecamatan Liang Anggang.“Lahan semi gambut dan gambut. Tiga hari terakhir memang ada eskalasi-eskalasi kebakaran yang lumayan berakibat kepada peningkatan adanya kabut asap,” ujar Kepala BPBD Kota Banjarbaru, Zaini, Kamis (20/8).Zaini juga mengatakan, seiring maraknya karhutla turut berdampak pada kualitas udara yang berbahaya karena kabut asap yang sangat pekat terutama pada pagi hari.Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) kini sasar Kawasan perkebunan di Jalan Caraka Jaya, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (20/8/2026). Foto: Dok. IstimewaPetugas berusaha memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) kini sasar Kawasan perkebunan di Jalan Caraka Jaya, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (20/8/2026). Foto: Dok. IstimewaPetugas berusaha memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) kini sasar Kawasan perkebunan di Jalan Caraka Jaya, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (20/8/2026). Foto: Dok. IstimewaPetugas berusaha memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) kini sasar Kawasan perkebunan di Jalan Caraka Jaya, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (20/8/2026). Foto: Dok. IstimewaPetugas berusaha memadamkan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) kini sasar Kawasan perkebunan di Jalan Caraka Jaya, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (20/8/2026). Foto: Dok. IstimewaKalimantan TengahKabut asap tebal menyelimuti kawasan Kalimantan Tengah, Kamis (20/8). Warga harus mengenakan masker untuk beraktivitas di luar.Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kondisi udara tak sehat hingga berbahaya di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) di tengah penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Berdasarkan Situation Report Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Kemenkes per 20 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, dari 14 kabupaten/kota di Kalteng, delapan di antaranya memiliki kondisi udara tidak sehat hingga berbahaya.Siluet pepohonan terlihat di jalan yang diselimuti kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026). Foto: REINA / AFPKabut tebal menyelimuti kawasan permukiman tepi sungai di sepanjang Sungai Kahayan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026). Foto: REINA / AFPSebuah helikopter menjatuhkan air ke hutan dan lahan yang terbakar di daerah Petuk Katimpun di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026). Foto: REINA / AFPSeorang warga setempat yang mengenakan masker saat melintasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026). Foto: REINA / AFPPengendara menyalakan lampu saat melintasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (20/8/2026). Foto: REINA / AFPKalimantan UtaraBPBD bersama tim gabungan berjibaku memadamkan karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8). Kabut asap tebal menyelimuti kawasan tersebut.BPBD bersama tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8). Foto: BPBD Kabupaten BulunganBPBD bersama tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8). Foto: BPBD Kabupaten BulunganBPBD bersama tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8). Foto: BPBD Kabupaten BulunganBPBD bersama tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8). Foto: BPBD Kabupaten BulunganBPBD bersama tim gabungan berusaha memadamkan karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8). Foto: BPBD Kabupaten Bulungan