Mereka diberangkatkan pada Rabu (19/8) menggunakan KRI dr. Soeharso dari Dermaga Koarmada II Surabaya dan diperkirakan tiba di lokasi pada Jumat (21/8). Personel ini terdiri dari tenaga kesehatan, pendukung lapangan, dan satuan zeni konstruksi yang disiapkan untuk memperbaiki sarana-prasarana yang rusak serta memberikan pelayanan medis kepada masyarakat terdampak.Selain personel, Marinir juga mengerahkan berbagai peralatan berat seperti dozer, excavator, dumptruck, truk angkut, ambulans, kendaraan operasional, dapur dan kesehatan lapangan, hingga tenda dan perlengkapan pendukung lainnya. Kepala Dinas Penerangan Marinir, Kolonel (Mar.) Rana Karyana, menyatakan bahwa pasukan akan terus bertugas di lokasi hingga situasi benar-benar pulih. Dengan dukungan penuh ini, Marinir berkomitmen memberikan kontribusi maksimal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTT.