BorneoFlash.com, SAMARINDA - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur memastikan gajah Deo dan Sinta dalam kondisi sehat setelah menjalani translokasi dari Gembira Loka Zoo, Yogyakarta, ke Tabang Zoo, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).Kepala BKSDA Kaltim M. Ari Wibawanto mengatakan tim medis langsung memeriksa kedua gajah setelah tiba di Tabang Zoo pada Selasa malam.“Keduanya langsung dipindahkan ke fasilitas khusus. Hasil pemeriksaan tim medis menunjukkan bahwa kedua gajah sangat sehat,” ujar Ari di Samarinda, Rabu.Deo yang berusia 30 tahun dan Sinta yang berusia 40 tahun kini menempati paddock baru seluas 1,1 hektare. Pengelola merancang fasilitas tersebut berdasarkan rekomendasi ahli gajah dan standar kesejahteraan satwa.Fasilitas itu mencakup kandang utama, area umbaran, kandang jepit, serta gudang penyimpanan pakan bernutrisi.Sebelumnya, Gembira Loka Zoo menampung sementara kedua gajah titipan negara tersebut untuk mempelajari karakter dan perilaku alaminya. BKSDA kemudian memindahkan keduanya karena kapasitas fasilitas sebelumnya sudah berlebih dan berpotensi menghambat program perkembangbiakan.“Pemindahan ini dilakukan karena kapasitas fasilitas sebelumnya sudah berlebih sehingga dapat menghambat proses perkembangbiakan satwa secara maksimal,” kata Ari.BKSDA juga memastikan proses translokasi telah melalui asesmen kelayakan. Petugas kini fokus memantau kondisi Deo dan Sinta selama masa adaptasi untuk mencegah stres setelah menempuh perjalanan jauh.“Kami menyiagakan tiga dokter hewan dan belasan perawat khusus untuk memantau proses adaptasi lingkungan mereka setiap hari,” jelasnya.Tim perawat terdiri atas tenaga dari Gembira Loka Zoo dan Tabang Zoo. Pengelola Tabang Zoo juga wajib melaporkan perkembangan kesehatan kedua gajah kepada pemerintah secara berkala.“Negara akan terus memantau dan siap mengambil tindakan cepat apabila terjadi penurunan kondisi kesehatan pada satwa dilindungi tersebut,” tutur Ari. (*)