DLHK Kukar Pantau Debu Halus di Udara Tenggarong, Sampelnya Diuji di Laboratorium

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, KUKAR - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan pengukuran partikulat PM2.5 untuk mengetahui kondisi kualitas udara di wilayah Tenggarong dan sekitarnya.Pengukuran dilakukan dengan mengambil sampel udara menggunakan High Volume Air Sampler (HVAS) PM2.5. Sampel udara tersebut nantinya dibawa ke laboratorium untuk mengetahui konsentrasi partikulat yang tertangkap selama proses pengambilan.Kepala DLHK Kukar Slamet Hadiraharjo mengatakan hasil pengukuran diperlukan sebagai data kondisi kualitas udara di daerah.“Pemantauan menggunakan HVAS PM2.5 ini sekaligus menjadi bagian dari upaya DLHK Kukar dalam menyediakan data kualitas udara yang terukur dan dapat menjadi dasar evaluasi kondisi lingkungan terkini, khususnya di wilayah Tenggarong dan sekitarnya,” ucap Slamet, Jum'at (21/8/2026). Sampel diambil dari halaman Kantor Pemkab Kukar. Alat mulai dioperasikan sekitar pukul 11.00 WITA dan dibiarkan menyedot udara selama kurang lebih 24 jam.Dalam pengoperasiannya, petugas DLHK memasang filter pada alat sebagai media penangkap partikulat. Setelah alat selesai bekerja, filter tersebut akan dilepas untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium.Dua petugas sampling DLHK, Ade Mandala Putra dan Radia Rama, bertugas memasang serta mengoperasikan alat. Selama proses berlangsung, kondisi alat juga dipantau secara berkala untuk memastikan pengambilan sampel berjalan sesuai prosedur.Slamet mengatakan data yang diperoleh dari pengukuran tersebut tidak berhenti pada hasil pemeriksaan sampel. Data tersebut akan digunakan dalam penyusunan rapor kualitas lingkungan hidup daerah yang nantinya dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup.“Pemasangan alat HVAS PM2.5 ini untuk pengambilan sampel udara dan mengukur konsentrasi partikulat di udara ambien. Data tersebut menjadi bagian dari penyusunan rapor kualitas lingkungan hidup daerah,” jelasnya.Pengukuran PM2.5 ini menjadi salah satu cara DLHK Kukar mendapatkan gambaran kualitas udara berdasarkan kondisi di lapangan. Hasil analisis sampel nantinya menjadi bahan dalam melihat kondisi lingkungan di wilayah Tenggarong dan sekitarnya.