BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah diharapkan tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan membangun Kota Balikpapan yang semakin religius, aman, dan sejahtera.Harapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, usai menghadiri tabligh akbar bersama Ustadz Abdul Somad di di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center (BIC), pada Sabtu (4/7/2026) malam.Menurut Bagus, tausiah yang disampaikan Ustadz Abdul Somad mengingatkan umat Islam akan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan ajaran Islam. Nilai-nilai perjuangan itu, kata dia, harus menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari."Intinya, 1 Muharram mengingatkan kita pada perjuangan Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan kita mendapatkan syafaat dan mampu meneladani uswatun hasanah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.Bagus berharap semangat hijrah juga tercermin dalam kehidupan masyarakat Balikpapan melalui sikap saling menghormati, menjaga kerukunan, dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman.Ia mendoakan agar Balikpapan menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, yakni kota yang diberkahi Allah SWT, memiliki kehidupan yang aman, kondusif, serta masyarakat yang hidup sejahtera dan makmur."Kami berharap Balikpapan menjadi kota yang berkah, kondusif, masyarakatnya sejahtera, serta terus menjaga persatuan dan kesatuan di antara seluruh warganya," katanya.Lebih lanjut, Bagus menilai cita-cita mewujudkan Balikpapan sebagai Kota Madinatul Iman tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.Menurutnya, sinergi yang positif akan menjadi modal penting dalam menciptakan kota yang nyaman, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan."Kolaborasi antara pemerintah kota, sektor swasta, dan masyarakat harus terus diperkuat agar Balikpapan semakin nyaman dalam bingkai Madinatul Iman," ujarnya.Bagus juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momen muhasabah atau introspeksi diri. Ia berharap setiap warga terus meningkatkan rasa syukur, memperkuat keimanan, serta senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan."Peringatan 1 Muharram menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu bersyukur, memperbaiki diri, dan berharap agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT," pungkasnya. (*)