Menag RI KH Nasaruddin Umar Letakkan Batu Pertama Gedung Madrasah PP Assalam, Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Islam

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, SENDAWAR – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar didampingi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakil Bupati H. Nanang Adriani, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung madrasah di Pondok Pesantren Assalam, pada Sabtu (4/7/2026) sore.Prosesi peletakan batu pertama tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam. Momentum ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas pendidikan baru yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan Islam di Kabupaten Kutai Barat.Suasana khidmat mewarnai jalannya kegiatan. Diawali dengan pembacaan doa bersama, seluruh tamu undangan memohon agar pembangunan gedung madrasah dapat berjalan lancar, tepat waktu, serta membawa manfaat besar bagi para santri dan masyarakat.Pengasuh Pondok Pesantren Assalam, KH. Arif Heri Setiawan, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan gedung madrasah yang telah lama menjadi harapan besar keluarga besar pesantren.Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan langkah penting dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan di Pondok Pesantren Assalam agar mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik kepada para santri."Semoga dengan iringan doa dari seluruh masyarakat, pembangunan gedung madrasah ini dapat segera terwujud dan selesai sesuai harapan," ujarnya.Ia juga berharap pembangunan tersebut mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah."Kami memohon doa dan dukungan anggaran dari Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Bapak Gubernur, serta Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. Kami sangat berharap pembangunan gedung ini dapat terus berlanjut hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh para santri," katanya.Kehadiran Menteri Agama RI dalam peletakan batu pertama ini menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap perkembangan pendidikan Islam, khususnya di daerah. Hadirnya Gubernur Kalimantan Timur, Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati, serta Forkopimda juga menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.Usai prosesi utama, Menteri Agama RI, Gubernur Kalimantan Timur, dan Bupati Kutai Barat secara bergantian meletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan gedung madrasah. Prosesi tersebut disambut antusias oleh para santri, pengurus pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan yang hadir. lihat foto Menteri Agama RI Nasaruddin Umar melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung madrasah di Pondok Pesantren Assalam, pada Sabtu (4/7/2026) sore. Foto: HO/Diskominfo KubarPembangunan gedung madrasah ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi kemajuan Pondok Pesantren Assalam dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter kebangsaan yang kuat.Dengan bertambahnya fasilitas pendidikan, Pondok Pesantren Assalam diharapkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Kutai Barat serta menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan Islam yang modern, berkualitas, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.Melalui dukungan berbagai pihak, pembangunan gedung madrasah tersebut diharapkan dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses belajar mengajar para santri. Kehadiran fasilitas baru ini juga menjadi simbol komitmen bersama dalam memajukan pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kutai Barat dan Kalimantan Timur. (*/Adv Diskominfo Kubar)