Kerja sama Joby Aviation, Inc. dan Toyota Motor Corporation membuat taksi terbang. Foto: Joby AviationToyota Motor Corporation dan Joby Aviation membentuk perusahaan patungan sebagai langkah lanjutan dari kemitraan strategis yang telah terjalin sebelumnya. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan akan mempersiapkan kemampuan produksi komersial, sekaligus meningkatkan efisiensi manufaktur taksi terbang listrik dengan kemampuan eVTOL (electric vertical take-off and landing).Disitat dari laman resmi Toyota, melalui aliansi ini, Joby akan memanfaatkan keahlian Toyota dalam sistem produksi dan efisiensi manufaktur untuk mempersiapkan produksi komersial, meningkatkan kualitas, produktivitas, sekaligus menekan biaya pembuatan pesawat eVTOL.Langkah Toyota ini tentu menambah daftar pabrikan otomotif yang merambah segmen taksi terbang. Sebelumnya sudah ada XPeng AeroHT, GAC Aion, EHang, hingga Hyundai melalui Supernal, telah lebih dulu mengembangkan kendaraan eVTOL sebagai solusi mobilitas masa depan.Kerja sama pada tahap awal akan difokuskan untuk membangun fondasi produksi komersial, sekaligus meningkatkan standar manufaktur. Karena poin pentingnya untuk mengejar peningkatan produktivitas, kualitas, hingga efisiensi biaya dalam proses produksi pesawat listrik eVTOL.“Toyota telah berada di sisi Joby selama hampir satu dekade, memberikan panduan dan dukungan yang sangat berharga saat kami membangun fondasi untuk memproduksi pesawat kami," kata JoeBen Bevirt, Founder dan CEO Joby Aviation lewat keterangan resminya.Kerja sama Joby Aviation, Inc. dan Toyota Motor Corporation membuat taksi terbang. Foto: Joby Aviation"Bersama, kami memiliki visi untuk menjadikan mobilitas udara sebagai hal yang umum dalam kehidupan sehari-hari, dan kami menantikan untuk mewujudkan hal tersebut bersama,” lanjutnya.Ke depan, perusahaan patungan ini juga akan berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi Joby. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses sertifikasi pesawat sekaligus mengantisipasi pertumbuhan permintaan taksi terbang listrik secara global.Chairman Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda mengatakan, mobilitas udara merupakan kelanjutan alami dari filosofi perusahaan dalam menghadirkan mobilitas untuk semua. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas definisi mobilitas dari darat hingga ke udara.Kerja sama Joby Aviation, Inc. dan Toyota Motor Corporation membuat taksi terbang. Foto: Joby Aviation“Sejak didirikan, kami dipandu oleh filosofi untuk menyediakan mobilitas bagi semua. Seiring waktu, kami terus memperluas makna dari mobilitas itu sendiri. Kami melihat mobilitas udara sebagai perpanjangan alami dari filosofi tersebut dari darat ke langit serta sebagai cara untuk menghadirkan nilai baru bagi kehidupan manusia dan masyarakat," kata Akio Toyoda.Perusahaan patungan ini akan bernama Joby Toyota Aero Manufacturing Preparation Company yang berbasis di California, Amerika Serikat. Struktur kepemilikan saham terdiri dari Toyota sebesar 51 persen dan Joby 49 persen, dengan Yosuke Tsuruta ditunjuk sebagai CEO.Kerja sama Joby Aviation, Inc. dan Toyota Motor Corporation membuat taksi terbang. Foto: Joby AviationMelalui kolaborasi ini, kedua perusahaan akan terus bekerja sama dengan memanfaatkan kekuatan masing-masing. Tujuannya adalah mempercepat realisasi mobilitas udara agar dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat."Sangat berarti bagi kami untuk menghadapi tantangan ini bersama Joby, mitra yang memiliki visi yang sama. Kami percaya hubungan yang semakin kuat ini merupakan langkah penting menuju terwujudnya masyarakat mobilitas masa depan,” ujar Toyoda.