Viral Kedatangan UAS di Bandara Melalan Kutai Barat Diadang Sejumlah Orang

Wait 5 sec.

Tausiyah Ustaz Abdul Somad (UAS) pada Seabad Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan, di Besilam, Langkat, Minggu (26/11). Foto: Dok. IstimewaKedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, pada Jumat (3/7), diwarnai aksi penolakan dari sejumlah orang. Video aksi pengadangan itu beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat personel kepolisian dan TNI melakukan pengamanan terhadap iring-iringan kendaraan rombongan Ustaz Abdul Somad. Sempat terjadi ketegangan saat sejumlah massa mengadang laju kendaraan rombongan.Belakangan diketahui massa yang menolak berasal dari Gerakan Aksi Massa 1.000 Gong. Ustaz Abdul Somad dijadwalkan mengisi Tabligh Akbar dan peringatan Hari Lahir Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning pada 3–4 Juli 2026.Koordinator aksi, Erika Siluq, mengatakan mereka bukan mengadang UAS, namun ingin bertemu secara langsung untuk menyampaikan sesuatu hal. "Kami ingin bertemu langsung dengan Ustaz Abdul Somad untuk menyampaikan harapan agar ceramah yang disampaikan tidak memprovokasi ataupun memecah belah kerukunan umat beragama di Kutai Barat," kata Erika saat dikonfirmasi, Minggu (5/7).Menurut Erika, kelompoknya sebelumnya telah menempuh jalur dialog dengan mengirimkan surat permohonan kepada pihak penyelenggara agar dapat bertemu langsung dengan Ustaz Abdul Somad. Namun, hingga hari kedatangannya, dialog tersebut disebut tidak pernah difasilitasi."Sebelumnya kami sudah mengirimkan surat untuk meminta dialog dengan Ustaz Abdul Somad. Namun hingga kedatangannya, dialog tersebut tidak difasilitasi oleh pihak penyelenggara maupun kepolisian. Karena itu kami memutuskan datang ke bandara untuk menyampaikan aspirasi secara langsung," ujarnya.Dalam pernyataan sikapnya, Gerakan Aksi Massa 1.000 Gong menyebut penolakan didasarkan pada penilaian mereka terhadap sejumlah materi ceramah Ustaz Abdul Somad yang dinilai berpotensi memunculkan perbedaan pandangan di tengah masyarakat.Kelompok tersebut juga menyatakan penolakan telah disampaikan sejak jauh hari melalui dialog yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan Polres Kutai Barat. Namun, menurut mereka, panitia tetap melanjutkan agenda menghadirkan Ustaz Abdul Somad sebagai penceramah."Telah dilakukan aksi pernyataan penolakan jauh-jauh hari, dan telah dilakukan dialog berkelanjutan yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kutai Barat dan Polres Kutai Barat. Namun panitia tetap bersikukuh menghadirkan Ustaz Abdul Somad," demikian bunyi salah satu poin pernyataan sikap mereka.UAS Sukses Jalani AcaraSementara itu, usai menyelesaikan rangkaian Safari Dakwah di Kutai Barat, Ustaz Abdul Somad menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang telah memberikan pengamanan selama agenda berlangsung.Dalam video yang beredar menjelang kepulangannya dari Kutai Barat, Ustaz Abdul Somad mengucapkan terima kasih kepada Kapolri, Kapolda Kalimantan Timur, dan Kapolres Kutai Barat atas pelayanan dan pengawalan yang diberikan."Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Jenderal Listyo Sigit, Bapak Kapolri; Bapak Irjen Pol. Endar, Bapak Kapolda Kalimantan Timur; dan Bapak Kapolres Kutai Barat, yang sudah memberikan kenyamanan, pelayanan, selama saya sampai dan akan pulang pada hari ini," ujar Ustaz Abdul Somad.Selain menyampaikan apresiasi, Ustaz Abdul Somad juga mendoakan seluruh personel kepolisian dan masyarakat yang telah membantu kelancaran Safari Dakwahnya di Kalimantan Timur. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekhilafan selama berada di Kutai Barat."Ini adalah sahabat-sahabat yang menemani, mengawal saya. Mudah-mudahan Allah memberikan balasan yang terbaik, memberikan selalu kebaikan, kebahagiaan, sukses selalu, berkah selalu. Mohon maaf atas segala kesilapan dan kekhilafan saya. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucap Ustaz Abdul Somad.