Banjir Aceh Tenggara Rendam 13 Desa, Jalan dan Jembatan Rusak

Wait 5 sec.

Ilustrasi banjir. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio AkbarBadan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan 13 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara terendam banjir akibat meluapnya sungai usai hujan deras sejak Sabtu (26/9) malam."Tingginya curah hujan di Aceh Tenggara mengakibatkan debit air Sungai Lawe Kisam dan Lawe Kinga mengalami peningkatan yang signifikan dan meluap ke permukiman," kata Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, dalam laporannya, dikutip dari Antara, Minggu (27/9).Bahron menjelaskan wilayah yang terdampak banjir meliputi Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Kisam Gabungan di Kecamatan Lawe Sumur. Lalu, Desa Maha Singkil, Kecamatan Bukit Tusam.Selanjutnya Desa Terutung Seperai, Pancar Iman, Kuta Seri, Bambel Gabungan dan Desa Lembah Haji di Kecamatan Bambel dan Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe.Kemudian, Desa Mbarung dan Batu Mbulan I di Kecamatan Babussalam. Lalu, Desa Simpang Empat Tanjung di Kecamatan Darul Hasanah dan Desa Pulonas Baru di Kecamatan Lawe Bulan.Banjir ini berdampak kepada 52 kepala keluarga."Musibah banjir ini berdampak terhadap 52 kepala keluarga (KK) atau 203 jiwa. Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi," katanya.Lahan Pertanian RusakSementara itu, Bahron mengatakan sekitar 40 hektare lahan pertanian masyarakat di Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan sekitarnya, rusak akibat banjir ini. Lalu, 10 hektare sawah di Desa Kisam Gabungan juga terdampak.Selain itu, badan jalan Kutacane-Blangkejeren di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, tertimbun longsor hingga tiang listrik PLN tumbang.Tanggul Sungai Lawe Kisam juga dilaporkan jebol hingga air meluap ke permukiman warga Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Desa Pancar Iman di Kecamatan Bambel.Jalan darurat penghubung dan jembatan Natam-Simpang IV Tanjung dan jembatan Mbarung yang menghubungkan menuju Kecamatan Lawe Alas hanyut tergerus sungai.Oprit jembatan Mbarung Datuk-Lawe Sikap juga amblas. Jembatan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat."Jalan Pulonas Baru menuju Lawe Rutung juga abrasi akibat gerusan arus sungai Lawe Bulan sepanjang kurang lebih 50 meter. Dan sebagian badan jalan pada jembatan rangka baja Biakmuli (jembatan nasional) terlihat mulai amblas," katanya.Bahron mengatakan BPBD Aceh Tenggara mengerahkan anggota TRC (tim reaksi cepat) ke lokasi untuk mendata. Lalu, satu unit alat berat ekskavator dikerahkan untuk menutup tanggul dan normalisasi sungai Lawe Kisam."Petugas TRC BPBD juga terus melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang menutup jalan nasional Kutacane-Blangkejeren (Tanjakan Gurah Ketambe)," pungkasnya.