Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan inspeksi mendadak (sidak) daerah kekeringan di Desa Karangharja, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (26/7/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparanMenteri PU Dody Hanggodo Turun ke Sawah kekeringan, Sesalkan Laporan Anak Buah Tak Sesuai Lapangan.Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyusuri titik-titik kekeringan di Bekasi, Karawang, hingga Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi petani sekaligus mengawal target swasembada pangan nasional 2026.Dalam peninjauan tersebut, Dody menemukan ketidaksesuaian antara laporan tertulis jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dengan kondisi riil di lapangan.“Dari laporan semuanya terlihat baik, tetapi ketika saya turun langsung, ternyata masih ada titik-titik kekeringan. Ini sangat saya sesalkan, padahal sejak awal tahun saya sudah mengingatkan agar air untuk sawah dijaga,” tegas Dody.Di Desa Karangharja, Bekasi, Dody menemukan saluran irigasi tersier mati total. Padahal, lokasi persawahan hanya berjarak sekitar dua kilometer dari sungai besar dengan debit air yang melimpah. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Sukatani di Karawang serta Desa Kedongdong di Cirebon yang mencakup lebih dari 100 hektare sawah terdampak kekeringan.Dody menegaskan, penanganan krisis air di sawah tidak selalu butuh proyek infrastruktur besar. Di area yang dekat sumber air, penambahan pompa dan pipa bisa langsung menjadi solusi cepat.“Kalau sumber airnya ada, kita bisa pasang pompa dan salurkan ke irigasi. Yang penting mau turun melihat langsung persoalan petani dan segera mengerjakannya,” ujar Dody.Untuk jangka panjang, Kementerian PU akan mengkaji pembangunan sumur bor dan embung, serta memperkuat pendataan bersama Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Dody meminta jajarannya mengoptimalkan anggaran Inpres Irigasi untuk percepatan penanganan krisis air.“Target swasembada pangan 2026 insyaallah tetap kita kejar. Kita tidak boleh mengabaikan kebutuhan air petani karena dampaknya langsung pada ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.