Pep Guardiola Kirim Pesan Dukungan Usai Manchester City Divonis Bersalah

Wait 5 sec.

Pep Guardiola, pelatih Manchester City. Foto: Action Images via Reuters/Paul ChildsMantan manajer Manchester City Pep Guardiola mengirimkan pesan dukungan emosional kepada seluruh elemen klub setelah komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas pelanggaran aturan finansial berat pekan ini. Keputusan komisi independen tersebut menyatakan klub telah memanipulasi laporan keuangan mereka sepanjang periode sembilan musim dari 2009/10 hingga 2017/18.Guardiola, yang memimpin Manchester City dari tahun 2016 hingga 2026, langsung bereaksi melalui media sosial pribadinya untuk menenangkan para penggemar. Melalui unggahan tersebut, ia menegaskan kesetiaannya yang tidak tergoyahkan kepada jajaran direksi, staf, pemain, hingga suporter setia klub yang berbasis di Etihad Stadium tersebut.Skema Pendanaan Terselubung Bernilai Ratusan Juta PoundsterlingPenyelidikan mendalam oleh komisi independen menyimpulkan bahwa Manchester City secara sengaja mengatur kontrak palsu atau sham dengan sejumlah mitra komersial mereka. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari disguised funding scheme untuk menggelembungkan pendapatan klub secara ilegal hingga mencapai £830 juta.Komisi tersebut juga menemukan bahwa pihak klub menyembunyikan kondisi keuangan yang sebenarnya dalam laporan akun yang mereka serahkan. Manchester City terbukti melanggar batas pengeluaran yang ditetapkan oleh Premier League maupun UEFA, serta melanggar lebih dari 100 peraturan liga domestik. Selain itu, mereka dinilai tidak menunjukkan iktikad baik atau good faith karena tidak kooperatif selama proses investigasi berlangsung.Pembelaan Keras dan Rencana Banding Manchester CityPihak manajemen Manchester City langsung merespons keputusan tersebut dengan penolakan keras atas seluruh dakwaan. CEO klub, Ferran Soriano, bahkan menyebut proses hukum tersebut sebagai sebuah “teori konspirasi Premier League” saat memberikan pesan video khusus kepada jajaran pemain dan staf di internal klub.Klub berjuluk The Citizens tersebut menyatakan kekecewaan mendalam atas keputusan yang dikeluarkan oleh komisi independen. “Klub tidak bersalah atas tuduhan yang dibuat oleh Premier League dan terdapat sekumpulan bukti kuat yang tidak terbantahkan untuk mendukung semua posisinya, terkait dengan kasus ini,” tulis Manchester City dalam pernyataan resminya. Mereka kini bersiap untuk mengajukan banding resmi sebelum batas waktu pada Jumat, 2 Oktober mendatang.Tekanan Eksternal dan Ancaman Pencopotan Gelar JuaraKeputusan bersalah ini memicu gelombang desakan dari berbagai pihak di kancah sepak bola Inggris. Pengamat sepak bola, Jamie Carragher, secara terbuka mendesak otoritas terkait untuk mencabut gelar juara Premier League yang diraih Manchester City selama periode pelanggaran tersebut, sekaligus menuntut pencopotan kepemilikan klub saat ini.Di sisi lain, sejumlah klub Premier League dikabarkan mulai bekerja sama dengan tim hukum untuk menjajaki kemungkinan mengajukan gugatan ganti rugi terhadap Manchester City. Meski mendapatkan tekanan luar biasa, sponsor-sponsor utama klub seperti PUMA, Kellogg's, Joie, dan BYD memilih untuk bersikap netral dan terus memantau perkembangan kasus hukum ini tanpa memberikan komentar lebih lanjut selama proses banding berjalan.Pesan emosional dari Guardiola hadir di tengah badai terbesar dalam sejarah modern klub. “Saya ingin setiap penggemar Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya di sini; lebih dari sebelumnya. Saya sekarang, selalu, dan akan selalu berada di belakang klub saya, pemilik saya, pimpinan saya, Ferran, para pemain, staf, Enzo [Maresca], dan Anda, para pendukung unik kami,” tulis juru taktik asal Spanyol tersebut. Ia menutup pesannya dengan kalimat penegasan, “Biar saya jelaskan: kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua.”