Imipas Kantongi Nama Napi Penghuni 'Apartemen' di Lapas Cibinong

Wait 5 sec.

Sejumlah barang rumah hunian Lapas IIA Cibinong dikeluarkan dan disita, Kabupaten Bogor, Rabu (30/9/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanInspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengaku telah mengantongi informasi soal warga binaan yang menempati sejumlah bangunan di area Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat. Tim juga menemukan dua warga binaan di ruang asimilasi di belakang tiga kontainer di area lapas.Irjen Kemenimipas Rudi Setiawan belum membeberkan identitas mereka karena pemeriksaan internal masih berlangsung."Bangunan ini sebagaimana yang dilihat oleh Ombudsman memang ada yang ditempati atau dihuni dengan ditandai adanya foto. Itu kami sudah dapatkan beberapa informasi siapa yang di sana dan kami menindaklanjuti siapa yang membiarkan dan sebagainya," kata Rudi dalam konferensi pers bersama Komisi XIII DPR di Lapas Kelas IIA Cibinong, Rabu (30/9).Temuan itu merupakan bagian dari pemeriksaan lanjutan Kemenimipas setelah Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Cibinong pada Rabu (23/9). Pemeriksaan juga akan menyasar pihak yang diduga membiarkan bangunan-bangunan itu digunakan.Pengangkutan barang-barang di klaster mewah oleh petugas Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparanDua Napi di Ruang AsimilasiRudi menjelaskan, ruang asimilasi di belakang tiga kontainer itu sudah lama dipakai sebagai tempat latihan. Namun, tim menemukan dua warga binaan di sana, dan keberadaan mereka masih didalami."Termasuk ruangan asimilasi yang ada di belakang tiga kontainer itu. Kami dapat kalau asimilasi itu dari lama dan digunakan untuk sebagai tempat latihan, tapi ditemukan ada dua warga binaan. Nah, ini juga kami sedang berproses," ujar Rudi.Ada Tempat Fitness dan Simulator GolfTim juga mendalami keberadaan fasilitas lain, seperti tempat fitness dan area simulator golf yang belum rampung dibangun."Ada tempat fitness, ada tempat simulator golf, itu belum jadi. Baru ada karpetnya saja, baru rencana. Itu kami juga dalami bagaimana pengadaannya," terangnya.Rudi menegaskan hasil pemeriksaan masih sementara. Tim masih mencocokkan keterangan para pihak dengan bukti dan dokumen."Insyaallah ini semua akan kami sampaikan setelah kami analisis. Karena apa? Saya mohon waktu, karena saya tidak bisa memutuskan cuma dari satu keterangan saja. Kita harus dari keterangan-keterangan lain dan bukti-bukti lain," ucap dia.Nama Jimmy Masrin MencuatMeski Rudi belum mengungkap nama, polemik di Lapas Cibinong sudah menyeret sejumlah nama narapidana yang disebut menghuni area lapas.Salah satunya pengusaha Jimmy Masrin, terpidana kasus korupsi pemberian fasilitas kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) yang divonis 10 tahun penjara.Dalam rekaman sidak Ombudsman RI pada Rabu (23/9), terlihat seorang pria bercelana pendek di salah satu bangunan yang disebut sebagai hunian mewah. Ombudsman menduga pria itu adalah Jimmy, apalagi di hunian yang sama ditemukan bingkai foto dirinya."Ya, kalau itu soal Jimmy, ya kami mengonfirmasi sebenarnya iya, karena itu berdasarkan keterangan, ya. Dan itu kan fotonya ada dan memang sempat berhadapan dengan salah satu asisten kami," kata Anggota Ombudsman Syafrida Rachmawati Rasahan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).Ditjenpas: Foto Diamankan saat RaziaVersi berbeda disampaikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi dalam RDP Komisi XIII bersama Ditjenpas, mantan Kalapas Kelas IIA Cibinong, dan jajarannya pada Senin (28/9). Menurut Mashudi, pigura foto Jimmy merupakan barang yang diamankan petugas saat razia keamanan pada 22 September 2026, sehari sebelum sidak Ombudsman.Dalam materi paparan Ditjenpas, pigura itu disebut diamankan karena berbahan kaca dan akan diserahkan kepada keluarga.Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Mashudi (ketiga kanan) bersama sejumlah anggota Komisi XIII DPR RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Rabu (30/9/2026). Foto: Yulius Satria Wijaya/ANTARA FOTONama-nama yang Disebut MAKISelain Jimmy, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sebelumnya menyebut sejumlah narapidana kasus besar menempati area Lapas Cibinong, yakni:Ferdy Sambo, terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua;Indra Kenz, terpidana kasus penipuan investasi Binomo dan tindak pidana pencucian uang;Harvey Moeis, terpidana kasus korupsi tata niaga timah;Heru Hidayat, terpidana kasus korupsi Jiwasraya dan ASABRI; sertaRahmat Effendi, mantan Wali Kota Bekasi yang terpidana kasus korupsi.