Joe Hart Dukung Pimpinan Manchester City Hadapi Dakwaan Pelanggaran Finansial

Wait 5 sec.

Mengapa Liverpool tidak mengingnkan Joe Hart?Mantan penjaga gawang Manchester City Joe Hart menyatakan kepercayaan penuhnya kepada Ketua Klub Khaldoon Al Mubarak di tengah badai kasus dugaan pelanggaran aturan keuangan yang sedang dihadapi oleh pihak klub saat ini. Hart menilai Al Mubarak sebagai sosok pemimpin luar biasa yang selalu mengutamakan kepentingan klub dan sangat layak untuk dipercaya oleh para pendukung maupun mantan pemain The Citizens.Pernyataan ini muncul setelah komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas sebagian besar dari 115 dakwaan pelanggaran finansial yang diajukan oleh Premier League. Meski keputusan bersalah telah dijatuhkan, manajemen klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut langsung bersiap mengajukan banding guna memulihkan nama baik mereka.Kepercayaan Mutlak Terhadap Kepemimpinan Khaldoon Al MubarakBerbicara kepada acara BBC Radio 5 Live Monday Night Club, Hart menegaskan dirinya sama sekali tidak memiliki alasan untuk meragukan integritas Khaldoon Al Mubarak. Pria yang mencatatkan 348 penampilan bersama City sepanjang periode 2006 hingga 2016 ini merasa pidato serta surat resmi dari sang ketua telah menunjukkan komitmen mendalam terhadap klub.“Saya telah mendengar semua orang mendalami setiap sudut pandang, setiap spekulasi, dan setiap perdebatan,” ujar Hart. Mantan kiper Tim Nasional Inggris tersebut menambahkan, “Pendapat jujur saya adalah saya tidak memiliki alasan untuk tidak memercayai Khaldoon. Apa yang ia sampaikan sudah sangat cukup bagi saya. Saya menyukai cara ia berbicara. Saya menyukai surat tersebut karena itu datang dari seseorang yang benar-benar peduli pada klub ini.”Prestasi Lapangan yang Tetap Bersih Tanpa NodaSelama membela panji Manchester City, Hart sukses menyumbangkan dua trofi Premier League, dua Piala Liga, dan satu Piala FA. Penjaga gawang berusia 39 tahun tersebut menegaskan bahwa segala pencapaian hebat yang ia raih di atas lapangan tidak akan pernah ternoda oleh isu administratif di luar lapangan hijau.Menurut Hart, spekulasi yang berkembang saat ini masih belum menghasilkan keputusan yang benar-benar konkret karena proses banding masih berjalan. Ia tetap merasa sangat bangga dengan perjuangan rekan-rekan setimnya yang selalu bertanding secara bersih dan jujur dalam format 11 lawan 11 di atas lapangan.“Jika Manchester City nantinya terbukti bersalah, yang mana saya rasa tidak akan terjadi karena apa yang dikatakan Khaldoon, maka baru lah diskusi tersebut layak dilakukan,” tutur Hart. Ia juga menegaskan bahwa saat ini dirinya berada dalam posisi yang sangat tenang dan percaya diri mengenai keabsahan trofi yang pernah diraihnya.Fokus Penuh pada Pertandingan dan Menolak SpekulasiTuduhan yang dilayangkan kepada Manchester City berfokus pada dugaan manipulasi pendapatan sponsor dari perusahaan yang terafiliasi serta pembayaran rahasia alias off the books. Namun, Hart mengklaim bahwa dirinya sama sekali tidak pernah membahas masalah ini dengan mantan rekan-rekan setimnya karena menganggap hal itu di luar kendali mereka sebagai pemain sepak bola.Bagi Hart, fokus seorang pesepak bola profesional hanyalah memberikan kemampuan terbaik di arena pertandingan tanpa perlu memikirkan konspirasi atau taktik manajemen di balik layar. Ia memastikan seluruh kesuksesan yang diraih diraih murni lewat tetesan keringat di lapangan, bukan hasil dari konspirasi terselubung pihak internal klub.“Saya melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya berbaris 11 lawan 11 dan bertarung di lapangan. Saya memenangkan beberapa pertandingan, kalah di beberapa laga, seri di laga lainnya, lalu berjabat tangan dan berjalan keluar,” pungkas Hart. Ia menutup dengan menegaskan bahwa dirinya sangat tahu apa yang mereka lakukan di lapangan sama sekali tidak terasa seperti sebuah rencana jahat atau persekongkolan.