Foto: 75 Senjata Api dan 1.069 Amunisi Diserahkan Warga ke TNI di Maluku Utara

Wait 5 sec.

Anggota TNI AD memperlihatkan senjata api dan amunisi yang diserahkan secara sukarela oleh masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTOKodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, serta sejumlah bahan peledak yang merupakan peninggalan konflik sosial di Maluku Utara pada 1999–2000. Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTOSelain senjata peninggalan konflik, terdapat pula senjata organik yang disimpan oleh masyarakat dan senjata yang disebut diselundupkan dari Filipina sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTOFoto: Andri Saputra/ANTARA FOTOAnggota TNI AD memperlihatkan senjata api dan amunisi yang diserahkan secara sukarela oleh masyarakat di Makorem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026).Kodam XV/Pattimura melalui Korem 152/Babullah menerima 75 pucuk senjata api ilegal, 1.069 butir amunisi, serta sejumlah bahan peledak yang merupakan peninggalan konflik sosial di Maluku Utara pada 1999-2000.Selain senjata peninggalan konflik, terdapat pula senjata organik yang disimpan oleh masyarakat dan senjata yang disebut diselundupkan dari Filipina sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara.Anggota TNI AD memperlihatkan amunisi saat rilis penyerahan sukarela senjata api dari masyarakat di Korem 152/Babullah, Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/10/2026). Foto: Andri Saputra/ANTARA FOTO