Inovasi Hear in Hijab dari Wardah. Foto: WardahAlat bantu dengar menjadi perangkat penting bagi banyak orang yang mengalami gangguan pendengaran. Namun, bagi perempuan berhijab, penggunaan alat bantu dengar konvensional kerap menjadi tantangan karena lapisan kain hijab dapat menghalangi suara masuk ke mikrofon, sehingga suara yang diterima menjadi kurang jelas.Berangkat dari keresahan tersebut, Wardah bersama Dentsu Creative Jakarta dan Digital Nativ menghadirkan inovasi alat bantu dengar bernama Hear in Hijab. Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.DVE, FINSDV mengatakan bahwa inovasi Hear in Hijab melibatkan perempuan berhijab pengguna alat bantu."Para perempuan berhijab pengguna alat bantu dengar terlibat sejak proses riset hingga uji pengalaman pengguna. Dari sana kami belajar bahwa solusi yang baik tidak hanya harus unggul secara teknologi, tetapi juga menghormati kenyamanan, identitas, dan kualitas hidup penggunanya,” ujar dr. Sari.Selaras, Harman Subakat selaku Group CEO ParagonCorp mengungkapkan inovasi Hear in Hijab berlandaskan empati agar dapat melahirkan solusi yang relevan untuk masyarakat.Kami percaya bahwa bisnis dan teknologi hanyalah alat. Yang membuat keduanya bermakna adalah ketika digunakan untuk menjawab kebutuhan manusia dan menghadirkan manfaat bagi kehidupan,” ujar Harman.Hear in Hijab dirancang berbentuk brosInovasi Hear in Hijab dari Wardah. Foto: Instagram @wardahpersonalcareHear in Hijab dirancang dalam bentuk bros yang stylish dengan perpaduan warna silver dan hijau khas Wardah. Bagian bros tersebut berfungsi sebagai mikrofon untuk menangkap suara.Lalu, suara yang ditangkap oleh mikrofon akan diteruskan secara nirkabel ke alat bantu dengar yang terpasang di telinga—sehingga pengguna dapat menggunakan alat dengan nyaman tanpa mengganggu penggunaan hijab.Raih penghargaan Cannes LionInovasi Hear in Hijab dari Wardah. Foto: WardahInovasi yang berawal dari kepedulian terhadap perempuan berhijab agar mendapat alat bantu dengar yang lebih inklusif ini, berhasil membawa Wardah menyabet pengharagaan prestius Bronze Lion pada kategori Brand Experience & Activation (Cultural Engagement) di Cannes Lions International Festival of Creativity 2026.Cannes Lions telah menjadi tolak ukur prestasi bagi karya-karya terbaik di bidang periklanan, pemasaran, dan komunikasi yang setiap tahunnya. Melalui inovasi Hear in Hijab ini, Wardah pun berhasil meraih penghargaan Cannes Lion pertamanya. Sebelumnya, inovasi Hear in Hijab lebih dulu meraih Grand Prix of Medium pada Citra Pariwara 2025.“Hear in Hijab menjadi pengingat bahwa inovasi yang berawal dari empati dan diwujudkan melalui kolaborasi dapat melahirkan solusi yang relevan bagi masyarakat. Kami berharap semakin banyak karya dari Indonesia yang lahir dari semangat memberi manfaat dan mampu memperoleh apresiasi di panggung dunia,” ujar Harman.