Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan sambutan dalam acara Hari Lahir ke-28 dan Pelantikan DPC PKB Se-Indonesia, Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparanGubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengenang peran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam mengantarkan Megawati Soekarnoputri menjadi Wakil Presiden.Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Indonesia masa bakti 2026-2031 yang dirangkaikan dengan hari lahir ke-28 PKB di Alun-Alun Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Rabu (22/7).Pramono mengawali sambutannya dengan menceritakan kedekatannya dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sejak era gerakan mahasiswa 1998.Menurut dia, kedekatan tersebut membuatnya ikut menyaksikan salah satu peristiwa penting, yakni ketika Megawati diusulkan menjadi Wakil Presiden.“Saudara-saudara sekalian, kedekatan yang sangat personal itulah yang kemudian mengantarkan peristiwa Ibu Megawati menjadi Wakil Presiden pada waktu itu,” kata Pramono dalam sambutannya.Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tiba menghadiri rapat DPP yang ke-59 di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). Foto: PDIPPramono lebih lanjut menegaskan, justru PKB yang menjadi partai pengusul Megawati sebagai Wakil Presiden, bukan PDIP.“Pada waktu itu yang diminta oleh Ibu Megawati, saya dan kemudian dari PKB Mbak Khofifah, karena peristiwanya dengan penuh ketegangan. Singkat cerita, alhamdulillah Ibu Mega menjadi Wakil Presiden itu yang mencalonkan adalah PKB. Seratus persen PKB. Pada waktu itu PDIP tidak mengajukan, PKB yang mengajukan,” lanjutnya.Pramono mengaku sengaja mengungkap kisah tersebut karena meyakini masih banyak kader PKB yang belum mengetahui sejarah tersebut.“Kenapa saya sampaikan ini, Saudara-saudari sekalian. Saya yakin di antara Saudara-saudari sebagian mungkin belum tahu tentang sejarah itu,” ujarnya.Puji Kepemimpinan Cak IminMenteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Kamis (14/8/2025). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparanSelain mengenang sejarah itu, Pramono juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang dinilainya berhasil membawa PKB berkembang hingga menjadi salah satu kekuatan politik besar di Indonesia.Ia mengatakan perjalanan Cak Imin memimpin PKB sejak 2005 tidak selalu mudah. Namun, berbagai dinamika yang dihadapi justru membuat partai tersebut semakin kuat.“Saya termasuk yang mengikuti betapa hebatnya Ketua Umum PKB ini dari tahun 2005 sampai sekarang, main roller coaster naik turun. Pernah tiba-tiba kursinya 28. Dulu kalau dia Cak Imin aja mesakno (kasihan) banget Ketua Umum-nya. Tetapi beliau lah yang kemudian dengan gigih membangun partai ini,” ucapnya.Menurut Pramono, kerja keras tersebut kini berhasil meningkatkan perolehan kursi PKB di DPR RI.“Dan sekarang ini pada puncaknya, 68 kursi. Bahkan lebih tinggi ketika tahun 1999, ketika itu 52 kursi kalau tidak salah,” lanjutnya.Singgung Capaian Jakarta dan Apresiasi PKBDalam kesempatan itu, Pramono juga memaparkan sejumlah capaian Jakarta di bawah kepemimpinannya. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Jakarta kini mencapai 5,59 persen dengan tingkat inflasi terendah di Pulau Jawa.Pramono mengatakan, Pemprov DKI juga terus membuka ruang publik bagi seluruh kegiatan keagamaan. Menurutnya, kawasan Bundaran HI kini menjadi lokasi berbagai perayaan hari besar keagamaan, mulai dari Natal, Imlek, Nyepi, hingga Waisak.“Dulu ketika saya pertama kali mengadakan Christmas Carol kolosal di Bundaran HI, semua orang kaget. Saya bilang harus bisa. Ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang untuk semua agama boleh tampil di Bundaran HI,” kata Pramono.Menutup sambutannya, Pramono mengapresiasi pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia sebagai bagian dari konsolidasi dan regenerasi partai. Ia juga memuji kepemimpinan Cak Imin yang dinilainya berhasil membawa PKB terus berkembang.“Prestasi PKB dan juga kepemimpinan Bapak Muhaimin Iskandar sudah sangat teruji. Konsolidasi ini, regenerasi ini luar biasa. Saya ingin mengucapkan selamat, mudah-mudahan pelantikan ini membawa berkah, membawa kemajuan bagi PKB di masa-masa mendatang,” tutupnya.