Populer: Prabowo soal Cabut Izin Inpex; Peternakan Sapi Perah Terbesar di RI

Wait 5 sec.

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat PresidenPrabowo tegaskan cabut izin Inpex di Blok Masela menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Senin (20/7). Groundbreaking peternakan sapi perah terbesar di RI juga jadi berita populer.Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:Prabowo Cabut Izin Inpex Jika Tak Ada Kegiatan 6 Bulan di Blok MaselaPresiden Prabowo Subianto menyatakan pembangunan proyek gas alam cair (liquified natural gas/LNG) Lapangan Abadi, Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara Barat, resmi dimulai pada Kamis (16/7). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparanPresiden Prabowo Subianto mengatakan izin konsesi di proyek strategis nasional (PSN), termasuk di Blok Masela, akan dicabut jika pemegang izin tidak menunjukkan kemajuan pengembangan proyek dalam kurun waktu 6 bulan. Kebijakan ini merupakan upaya percepatan untuk memastikan pemanfaatan cadangan energi besar yang telah tertunda selama hampir tiga dekade.Prabowo mengatakan, hal itu disampaikan setelah bertemu dengan manajemen Inpex Corporation di Tokyo, selaku operator Blok Masela dengan kepemilikan 65%. Proyek ini krusial untuk ketahanan energi nasional dan peningkatan devisa, dengan target produksi 9,5 juta ton LNG per tahun, 35.000 barel kondensat per hari, serta sekitar 150 juta kaki kubik gas alam per hari. Selain Inpex, PT Pertamina Hulu Energi Masela memiliki 20% dan Petronas Masela 15% partisipasi.Sikap tanpa toleransi ini juga berlaku untuk izin lain seperti HGU, HGB, dan IUP yang akan dicabut jika tidak ada kegiatan dalam dua tahun. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan sumber daya alam, mendorong investor untuk segera merealisasikan investasi dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.Mentan hingga Titiek Hadiri Groundbreaking Peternakan Sapi Perah Terbesar di RIMentan Amran Sulaiman didampingi Wamentan Sudaryono, Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi dan CEO Savoria Group Ihsan Mulia Putri saat Groundbreaking peternakan susu PT Global Dairi Bersama di Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/7/2026). Foto: PT Global Dairi BersamaSektor peternakan Indonesia bersiap menghadapi lompatan besar dengan dimulainya pembangunan peternakan sapi perah terbesar di Tanah Air, berlokasi di Brebes, Jawa Tengah. Proyek ambisius ini diinisiasi oleh PT Global Dairi Bersama (GDB), bagian dari Savoria Group yang merupakan lini FMCG konglomerasi Djarum. Prosesi peletakan batu pertama dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto alias Titiek, menandakan dukungan kuat dari pemerintah.Peternakan ini direncanakan berdiri di lahan seluas 710 hektare dengan kapasitas tampung hingga 30.000 ekor sapi. CEO Savoria Group, Ihsan Mulia Putri, menargetkan produksi susu segar mencapai 180.000 ton per tahun, yang akan berkontribusi signifikan sekitar 18% dari total produksi nasional. Pencapaian ini diharapkan akan mengangkat peringkat Jawa Tengah menjadi pemasok susu segar terbesar kedua di Indonesia, mulai beroperasi pada kuartal pertama 2028 setelah fase konstruksi.Selain skala produksi yang masif, proyek ini juga dirancang dengan model ekonomi yang melibatkan masyarakat sekitar. GDB akan bermitra dengan petani lokal untuk penyediaan pakan ternak hijau dan tepung jagung, yang membutuhkan lahan sekitar 2.000 hektare. Skema kemitraan lain mencakup dukungan pengembangan pengetahuan peternak rakyat, akses benih unggul, jaminan pembelian susu segar, serta kemitraan penggemukan pedet jantan dengan target 7.000 ekor per tahun, menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.