Telusur Identitas: Desainer Muda Indonesia & Prancis Unjuk Gigi di Runway JF3

Wait 5 sec.

Koleksi dari Andrean NR di fashion show JF3 "L'Entre-Deux: Interwoven Identities" di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (23/7/2026). Foto: JF3Sejak didirikan empat tahun lalu, PINTU Incubator aktif mengirimkan brand dan desainer terpilih untuk unjuk gigi di JF3. Tahun ini, dari 39 pendaftar, ada lima yang berkesempatan hadir di runway. Mereka adalah Andrean NR, Saul Studio, Toja House, Dacia, dan Aldrie.Dari lima incubees terpilih, koleksi yang mencuri perhatian adalah “Di Tengah Perjalanan” oleh Andrean NR. Dia mengawali sesinya dengan statement: Fashion itu genderless. Dia menghadirkan enam busana berbahan serba denim yang dirancang dengan nuansa kontemporer yang sarat akan pengaruh streetwear. Dari jaket longgar hingga celana kulot dan busana bersiluet formal, dia menghadirkan detail halus yang diolah dengan teknik pemotongan pola modern.Koleksi dari Maurien Willebien di fashion show JF3 "L'Entre-Deux: Interwoven Identities" di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (23/7/2026). Foto: JF3Setelahnya, desainer Maurien Willebien mengubah lanskap perdesaan Prancis milik Aurelien menjadi ruang feminin dan “centil”. Lewat koleksi bertajuk Beauties, Maurien menghadirkan enam tampilan penuh detail intricate yang di-draping secara langsung di atas maneken. Dengan presentasi yang menyenangkan, peragaan ini menunjukkan bahwa knit atau rajutan juga bisa menjadi seksi.Show ditutup oleh peragaan busana lansiran Paul Vidal yang unik dan berani. Koleksi bertajuk Wrap Me Up ini adalah penggabungan estetika berbusana abad ke-17 dan 18 dengan material pelindung kemasan.