Timnas Wanita Indonesia vs Singapura di AFF Women's Cup 2026, Minggu (19/7) di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia. Foto: PSSIKetua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan kompetisi Liga Putri mulai bergulir pada Oktober 2026. Rencananya, bakal ada enam klub yang turut serta dalam kompetisi tahap awal itu.Kepastian itu tentu jadi angin segar bagi pesepak bola wanita Indonesia, termasuk para penggawa Timnas Wanita Indonesia yang baru saja menjuarai AFF Women's Cup 2026. Mereka menilai kehadiran Liga Putri jadi hal positif usai vakum sejak pertama kali digelar pada 2019."Pasti senang banget akhirnya liga mulai jalan. Dan berharapnya nanti bakal berjalan lancar dan karena ini hitungannya kan masih baru juga, enam tim. Dan semoga tahun depan bisa full, banyak tim yang bakalan ikutan juga," tutur Laita Ro'ati kepada kumparanBOLANITA, Rabu (22/7) di Kuala Lumpur Stadium, Malaysia.Viny Silfianus berduel dengan pemain Kamboja saat Timnas Wanita Indonesia berlaga di AFF Women's Cup 2026 di Malaysia, Kamis (16/7/2026). Foto: Dok. PSSIBegitu juga dengan Viny Silfianus, kapten Garuda Pertiwi ini menilai kehadiran liga akan membuat sepak bola wanita Indonesia berkembang. "Semoga pemain-pemain Indonesia berkembang dan atas adanya liga ini semoga pemain bisa meningkat (kemampuannya)," ujar pemain asal Jakarta itu.Sejumlah pemain mengaku senang sebab kompetisi yang mereka nanti-nantikan selama bertahun-tahun telah hadir kembali. Namun, mereka juga berharap agar beberapa hal minor di Liga Putri 2019 tak terulang kembali.Persib Bandung saat melawan PS Tira di Liga 1 Putri 2019. Foto: PSSISalah satu yang banyak menjadi catatan pemain yakni soal tunggakan gaji. Pada 2019 lalu, salah satu klub dilaporkan menunggak gaji pemain di kompetisi. Pesepak bola wanita Indonesia tak mau hal itu terulang kembali di Oktober 2026 ini."Semoga liga berjalan lancar, enggak ada tunggakan-tunggakan gaji seperti tahun lalu," kata Viny.Liga Putri 2026 nanti akan diikuti oleh enam peserta dari Jabodetabek. Mereka ialah Persita Tangerang, Persija Jakarta, Bekasi FC, Persikad Depok, Garudayaksa, dan Dewa United.