IslamTimes - Joseph Cirincione, seorang analis Amerika, mengkritik keras perjanjian nuklir baru antara Washington dan Riyadh, memperingatkan bahwa pemberian izin kepada Arab Saudi untuk memperkaya uranium dan memproses ulang plutonium dapat membuka jalan bagi persaingan nuklir baru di Timur Tengah dan menjadikannya salah satu perjanjian nuklir paling berbahaya dalam sejarah.