BorneoFlash.com, SAMARINDA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).Berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Samarinda dan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur, PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Samarinda menjadi orang tua asuh bagi 21 anak berisiko stunting.Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan yang berlangsung di Samarinda, pada Senin (20/7/2026), dan dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri beserta jajaran pemerintah daerah, seluruh camat, dan lurah se-Kota Samarinda.Program GENTING merupakan gerakan nasional yang diinisiasi BKKBN untuk mendorong keterlibatan berbagai pihak sebagai orang tua asuh melalui pemenuhan kebutuhan gizi, edukasi, serta pendampingan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. lihat foto GM PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli dalam sambutannya mengatakan peran PLN tidak hanya sebatas menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Foto: HO/PLN UID KaltimraDalam program tersebut, PLN melalui YBM PLN UP3 Samarinda mengalokasikan bantuan sebesar Rp51 juta yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN. Bantuan akan disalurkan secara bertahap sesuai mekanisme pendampingan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para penerima.General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan peran PLN tidak hanya sebatas menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat."Program GENTING merupakan wujud komitmen PLN untuk hadir memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui peran sebagai orang tua asuh, kami ingin mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan tumbuh kembang anak-anak yang berisiko stunting. Kami percaya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap menyongsong masa depan," ujarnya.Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengapresiasi kontribusi PLN yang turut mengambil peran aktif dalam mendukung Program GENTING. Menurutnya, percepatan penurunan stunting membutuhkan kolaborasi seluruh elemen agar intervensi yang dilakukan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.Sebagai simbol dimulainya program pendampingan, bantuan diserahkan kepada lima perwakilan anak penerima manfaat.Manager PLN UP3 Samarinda, Adrian Sitompul, berharap kolaborasi tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan anak di Kota Samarinda. lihat foto General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli menyerahkan secara simbolis dimulainya program pendampingan kepada lima perwakilan anak penerima manfaat. Foto: HO/ PLN UID Kaltimra"Kami berharap pendampingan melalui Program GENTING dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi anak-anak penerima manfaat. Sinergi antara PLN, pemerintah daerah, BKKBN, dan YBM PLN menjadi wujud kepedulian bersama untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan tumbuh sehat, berkembang optimal, dan meraih masa depan yang lebih baik," katanya.Melalui Program GENTING, PLN UID Kaltimra menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan penurunan stunting serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (*)