Jaga Jalur Distribusi Tetap Lancar, Pemprov Kaltim Benahi Mahulu

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Kondisi Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) yang menjadi perhatian masyarakat belakangan ini mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah cepat. Infrastruktur yang berperan penting dalam mendukung mobilitas dan distribusi logistik di Samarinda tersebut kini masuk dalam agenda pembenahan pemerintah daerah.Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama Wakil Gubernur Seno Aji, Sekretaris Daerah Sri Wahyuni, serta sejumlah kepala perangkat daerah meninjau langsung kondisi jembatan pada Selasa (21/7/2026).Kunjungan itu dilakukan untuk melihat sejumlah titik yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat, sekaligus memastikan proses perbaikan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.Menurut Rudy, pemerintah tidak ingin menunggu kerusakan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Karena itu, laporan dan masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan yang harus diprioritaskan.“Kita mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur. Kami perlu diberikan masukan karena ini sangat penting bagi kami untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Rudy. lihat foto Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud didampingi Wakil Gubernur Seno Aji saat meninjau Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), pada Selasa (21/7/2026). Foto: BorneoFlash.com/Nur AinunnisaSejumlah pekerjaan awal diketahui telah dilakukan sebelum peninjauan berlangsung. Penanganan difokuskan pada bagian sambungan jalan yang selama ini menjadi keluhan pengguna kendaraan karena memengaruhi kenyamanan saat melintas.Selain itu, kondisi penerangan juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah meminta agar fasilitas lampu di sepanjang jembatan kembali berfungsi optimal, terutama pada titik-titik yang memiliki tingkat aktivitas kendaraan cukup tinggi pada malam hari.“Alhamdulillah semalam sudah langsung dieksekusi dengan Dinas PU bersama UPTD-nya, terutama pada bagian sambungan jalan dan fasilitas pendukung yang menjadi keluhan masyarakat,” katanya.Dari hasil pengamatan di lokasi, aktivitas lalu lintas di Jembatan Mahulu terlihat padat. Truk pengangkut barang, kendaraan distribusi bahan bakar, hingga angkutan logistik lainnya tampak silih berganti melintasi jembatan. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peran Mahulu sebagai salah satu akses penting bagi pergerakan barang dan jasa di Samarinda.Di beberapa bagian, terlihat bekas pekerjaan perbaikan yang baru dilakukan pada permukaan jalan. Sementara sejumlah fasilitas pendukung lainnya masih menjadi perhatian untuk ditangani secara bertahap.Keberadaan Jembatan Mahulu tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna harus menjadi prioritas.“Jembatan ini menjadi urat nadi distribusi barang dan jasa. Kendaraan logistik, kontainer, bahan bakar hingga LPG banyak melintas di sini, sehingga kondisinya harus terus dijaga,” tegas Rudy.Sebagai bagian dari upaya pengawasan, pemerintah juga menyiapkan pemasangan kamera pemantau atau CCTV di sejumlah titik. Keberadaan perangkat tersebut diharapkan dapat membantu memonitor kondisi jembatan sekaligus mencegah kerusakan fasilitas akibat tindakan pihak yang tidak bertanggung jawab. lihat foto Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud didampingi Wakil Gubernur Seno Aji, Sekda Sri Wahyuni, dan jajaran OPD meninjau Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), pada Selasa (21/7/2026). Foto: BorneoFlash.com/Nur AinunnisaMenurut Rudy, beberapa fasilitas penerangan sebelumnya tidak berfungsi optimal karena adanya komponen yang hilang. Dengan sistem pengawasan yang lebih baik, pemerintah berharap kejadian serupa dapat diminimalkan.Tidak hanya perbaikan fisik, Pemprov Kaltim juga berencana melakukan pemeliharaan berkala terhadap fasilitas pendukung, termasuk pengecatan dan penataan area jembatan. Langkah ini dilakukan agar infrastruktur tetap berada dalam kondisi baik dan mampu melayani kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.Pembenahan Jembatan Mahulu diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama pengguna jalan yang setiap hari melintas. Selain meningkatkan keselamatan berkendara, kondisi jembatan yang lebih baik juga akan mendukung kelancaran distribusi logistik yang menjadi salah satu penopang aktivitas ekonomi di Kota Samarinda. (*)