Ilustrasi Pegunungan Arfak, Papua Barat, Jumat (16/5/2025). Foto: Dok IstimewaPresenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, hilang saat berwisata di Sungai Air Terjun Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, pada Sabtu (18/7) siang. Tim SAR menduga Yanto hanyut terseret arus sungai. Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengatakan proses pencarian baru dapat dimulai pada Minggu (19/7) pagi karena terkendala medan yang sulit. Hingga Selasa (21/7) siang, korban masih belum ditemukan."Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 14.00 WIT. Korban bersama dua rekannya hendak mengunjungi Air Terjun Memti. Saat menyeberangi sungai, korban terpeleset lalu terbawa arus," kata Yefri kepada kumparan, Selasa (21/7).Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Tim SAR Manokwari langsung bergerak menuju lokasi. Namun, tim baru tiba di wilayah Pegunungan Arfak sekitar pukul 01.00 WIT pada Minggu dini hari.Pencarian melibatkan lebih dari 40 personel gabungan, yang terdiri atas unsur TNI, Polri, rekan kerja korban, awak media, serta masyarakat setempat.Tim SAR saat mencari presenter TVRI yang hilang di air terjun di Pegunungan Arfak, Papua Barat. Foto: Dok. SAR ManokwariMemasuki hari keempat pencarian, tim memperluas area penyisiran di sepanjang aliran sungai. Selain melakukan pencarian secara manual, Tim SAR juga mengerahkan drone thermal untuk membantu menemukan korban.Tim SAR saat mencari presenter TVRI yang hilang di air terjun di Pegunungan Arfak, Papua Barat. Foto: Dok. SAR Manokwari"Kendala kami adalah medan yang cukup sulit, batuan yang licin, serta suhu yang dingin karena lokasi berada di dataran tinggi. Namun, kami tetap optimistis dan berharap doa dari semua pihak agar korban dapat segera ditemukan," ujar Yefri.Ia menambahkan, derasnya arus sungai yang dipenuhi bebatuan besar membuat proses pencarian tidak memungkinkan dilakukan menggunakan perahu karet.