BorneoFlash.com, KUKAR – Baru beberapa tahun masyarakat Muara Muntai menikmati penerangan di Jembatan Kuyung, kini satu dari enam lampu yang terpasang justru hilang diduga dicuri. Padahal, lampu tersebut dipasang untuk menjawab keluhan warga yang selama bertahun-tahun melintasi jembatan dalam kondisi gelap.Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Sopan Sopian, mengaku baru mengetahui peristiwa itu setelah menerima laporan dari kepala dusun setempat. Dari informasi yang diterimanya, pelaku tidak hanya membawa kabur lampu, tetapi juga merusak tiang penyangga sebelum membuangnya di sekitar lokasi."Satu dari enam lampu jembatan hilang, tega banget pencurinya," kata Sopan, pada Senin (20/7/2026).Ia menjelaskan, enam lampu penerangan itu dipasang pada 2022 melalui program pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Kukar. Program tersebut lahir dari usulan masyarakat yang menginginkan jembatan memiliki penerangan karena selama ini menjadi titik yang minim cahaya saat malam.Menurut Sopan, sebelum lampu dipasang, kawasan jembatan kerap dijadikan tempat berkumpul oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, warga sering menemukan bungkus obat batuk dan kaleng lem di sekitar lokasi."Sebelum ada lampu penerang, sering ditemukan bungkus obat Komix dan bekas kaleng lem Aibon," ujarnya.Setelah penerangan terpasang, suasana di Jembatan Kuyung berubah. Pengendara merasa lebih nyaman melintas pada malam hari, sementara kondisi di sekitar jembatan juga jauh lebih terang dibanding sebelumnya.Sopan mengatakan lampu yang dipasang bukan lampu biasa. Seluruhnya menggunakan produk Philips dengan kualitas pencahayaan yang baik dan mampu bertahan menyala hingga pagi."Lampu merek Philips itu harganya Rp2 juta lebih per lampu, awet dan bagus. Dari segi pencahayaan sangat terang sampai pagi," jelasnya.Ia menilai pencurian tersebut bukan hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga mengurangi fungsi fasilitas yang dibangun untuk kepentingan masyarakat. Apalagi Jembatan Kuyung merupakan jalur utama yang menghubungkan antardesa dan kecamatan sehingga penerangan menjadi salah satu faktor penting bagi keselamatan pengguna jalan."Apalagi Jembatan Kuyung merupakan akses utama menghubungkan antardesa dan kecamatan. Akan kita upayakan carikan pengganti lampu yang dicuri," tandasnya.Sopan berharap pelaku pencurian segera terungkap. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas umum agar pembangunan yang telah diperjuangkan bersama dapat terus memberikan manfaat bagi warga. (*)