Tips Jaga Kesehatan Kaki bagi Kamu yang Sering Pakai High Heels & Flat Shoes

Wait 5 sec.

Ilustrasi High Heels. Foto: New Africa/ShutterstockTampil rapi di tempat menjadi bagian dari sikap profesionalitas. Sebab, penampilan yang rapi sering kali menjadi penilaian tidak tertulis yang dapat meningkatkan kepercayaan rekan kerja maupun klien. Oleh karena itu, banyak pekerja berusaha memaksimalkan penampilan mereka, mulai dari memilih pakaian, tas, hingga alas kaki yang sesuai. Nah, bagi perempuan, high heels atau flat shoes menjadi pilihan alas kaki yang dinilai mampu menunjang penampilan profesional mereka. Hal itu sejalan dengan temuan studi berjudul Ankle Sprain Risk and Contributing Factors Among Women Wearing High Heels at Work (2024) yang mengungkapkan bahwa 69,95 persen perempuan memilih menggunakan high heels saat beraktivitas. Sementara itu, 30,05 persen lainnya memilih flat shoes untuk melengkapi penampilan mereka.Namun, di balik tampilan yang elegan, kedua jenis alas kaki tersebut tetap memiliki risiko terhadap kesehatan kaki. Contohnya penggunaan high heels, studi yang sama menunjukkan bahwa 71,43 persen perempuan mengalami nyeri saat mengenakannya. Bahkan, 20,81 persen perempuan mengaku pernah terpeleset saat memakai sepatu hak tinggi.Jika kondisi ini terus diabaikan, dampaknya tidak hanya memengaruhi kesehatan kaki, tetapi juga postur tubuh. Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dr. Nabila Viera Yovita, Sp.KFR, menjelaskan bahwa kaki merupakan fondasi bagi tubuh yang sehat.“Ketika ada masalah pada kaki, tentu postur tubuh akan wonky (tidak sejajar, miring, dan tidak stabil),” ujar dr. Nabila.Untuk itu, dr. Nabila menyarankan agar kesehatan kaki dijaga sejak dini melalui kebiasaan sederhana sehari-hari. Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko gangguan pada kaki sekaligus mencegah masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari.Tips menjaga kesehatan kaki Ilustrasi perempuan alami nyeri kaki. Foto: Bangkok Click Studio/ShutterstockLangkah pertama untuk menjaga kesehatan kaki adalah mengurangi durasi pemakaian high heels maupun flat shoes. Saat bepergian atau commuting, dr. Nabila menyarankan untuk mengenakan sport shoes atau sneakers agar kaki lebih nyaman saat berjalan.“Sebaiknya, sepatu cantiknya (high heels atau flat shoes) dipakai saat di kantor saja,” jelas dr. Nabila.Tahap selanjutnya untuk menjaga kesehatan kaki adalah melakukan peregangan ringan secara rutin. Beberapa gerakan yang bisa dicoba antara lain ankle pump, yakni menggerakkan pergelangan kaki naik dan turun. Kemudian ankle circle dengan memutar pergelangan kaki searah dan berlawanan arah jarum jam, serta toe curl: mencengkeram dan menarik handuk menggunakan jari-jari kaki.Selain itu, memilih alas kaki yang tepat juga menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan kaki. Menurut dr. Nabila, salah satu kriteria sepatu yang baik adalah memiliki wide toe box—sepatu dengan bagian depan yang lebar. Desain ini membantu mengurangi tekanan pada jari kaki dan meminimalkan risiko munculnya bunion, yakni benjolan pada pangkal ibu jari.“Features of a good shoe (adalah) wide toe box. Kemudian selain dari itu juga kita harus perhatikan yang di samping-sampingnya juga karena wide toe box bukan berarti yang di samping-sampingnya juga wide. Jadi, harus dicoba (saat membelinya),” ungkap dr. Nabila.Ia pun berpesan agar Ladies rutin melakukan pemeriksaan mandiri terhadap kesehatan kaki. Hal ini menjadi upaya deteksi dini sekaligus mencegah risiko gangguan kesehatan kaki yang berbahaya untuk kesehatan jangka panjang.“Pencegahan sejak dini jauh lebih baik daripada pengobatan, sekaligus dapat mencegah berbagai masalah kaki yang umum terjadi,” tambah dr. Nabila.