Sudah Terlanjur Beli Seragam Sekolah? Pemkab Kukar Siapkan Mekanisme Penggantian Biaya

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, KUKAR – Orang tua siswa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang sudah lebih dulu membeli seragam dan perlengkapan sekolah tidak perlu khawatir.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar membuka mekanisme penggantian biaya atau reimbursement bagi orang tua yang terlanjur membeli perlengkapan sekolah untuk anaknya.Kebijakan ini disiapkan seiring berjalannya program perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027.Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan bantuan perlengkapan sekolah tetap akan disalurkan. Namun, prosesnya dilakukan setelah data peserta didik dan ukuran perlengkapan dari masing-masing sekolah selesai dihimpun.“Setelah proses SPMB ditutup, pihak sekolah melakukan identifikasi ukuran baju, celana, sepatu, topi, dan perlengkapan sekolah lainnya. Anggarannya sudah kami siapkan dan mulai terdistribusi ke sekolah-sekolah,” sebut Aulia, pada Rabu (22/7/2026). Menurutnya, pemerintah memahami bahwa kebutuhan sekolah tidak bisa menunggu terlalu lama. Karena itu, siswa tetap diperbolehkan menggunakan pakaian bebas yang rapi atau seragam dari sekolah sebelumnya selama perlengkapan baru belum diterima.Sementara bagi orang tua yang sudah membeli seragam maupun perlengkapan sekolah, pengajuan penggantian biaya dapat dilakukan melalui pihak sekolah dengan melampirkan bukti pembelian.“Dua mekanisme ini untuk memastikan seluruh anak-anak sekolah mendapatkan perlengkapan sebagaimana yang dibutuhkan,” katanya.Aulia menjelaskan, program tersebut dibiayai melalui anggaran yang disalurkan ke masing-masing sekolah dengan menyesuaikan jumlah peserta didik yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).“Pembiayaan turun ke masing-masing sekolah sesuai data Dapodik. Sistemnya tetap budgeting, jadi setiap anak mendapatkan alokasi anggaran sebagaimana yang sudah disepakati,” jelasnya.Pemkab Kukar menargetkan proses penyaluran perlengkapan sekolah dapat diselesaikan sebelum akhir Juli 2026.Dengan begitu, siswa diharapkan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan seragam dan perlengkapan sekolah yang menjadi bagian dari program bantuan pemerintah daerah.“Harapan kami, akhir bulan ini semuanya sudah bisa tereksekusi dengan baik. Komitmen kami adalah memastikan tidak ada anak-anak Kutai Kartanegara yang terkendala bersekolah hanya karena perlengkapan sekolah,” tegasnya.Aulia juga meminta orang tua yang masih membutuhkan informasi terkait program tersebut untuk berkoordinasi langsung dengan pihak sekolah.“Program ini masih berjalan. Silakan berkomunikasi dengan pihak sekolah terkait program perlengkapan sekolah gratis untuk anak PAUD, SD, dan SMP. Harapan kami, seluruh anak-anak Kukar bisa mendapatkan perlengkapan sekolah sebagaimana yang menjadi program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Kukar Idaman Terbaik,” tutupnya. (*)