Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Ketut Sumedana, mendatangi Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (22/7/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparanDeputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Ketut Sumedana mendatangi Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (22/7).Sumedana mengaku kedatangannya itu untuk menyambangi Direktur Penyidikan Jampidsus, Syarief Sulaeman Nahdi."Kita ketemu teman aja di sini. Kan Dirdik kawan saya satu angkatan," ucap Sumedana.Sumedana berlatar belakang sebagai seorang jaksa. Sebelum menjadi Deputi BGN, dia pernah menjabat Kapuspenkum Kejagung, Kajati Bali, hingga Kajati Sumsel.Dalam kesempatan itu, Sumendana menjelaskan penugasannya di BGN. Dia mengatakan, penugasannya di BGN berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang merupakan usulan dari Jaksa Agung ST Burhanuddin.Dia menjelaskan, sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, tugasnya adalah mengawasi seluruh pelaksanaan program di BGN agar berjalan tepat sasaran"Mengawasi pelaksanaan tugas-tugasnya biar tepat sasaran," ujarnya.Terkait dengan kasus dugaan korupsi di BGN yang sedang diusut Kejagung, Sumedana menyebut setiap temuan penyidik yang nantinya dapat menjadi masukan untuk perbaikan."Nanti kan bahan-bahan dari sini kita gunakan untuk perbaikan, untuk BGN biar lebih baik ke depannya " katanya.Meski datang ke Gedung Bundar, Sumedana memastikan kunjungannya tidak berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani penyidik Jampidsus.Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus juru bicara BGN, Agustina Arumsari, memperkenalkan lima pejabat tinggi yang baru dilantik. Perkenalan itu dilakukan dalam konferensi pers di Gedung BGN, Jakarta, Selasa (21/7).Arumsari mengatakan, kelima pejabat tersebut diangkat melalui Keputusan Presiden sesuai Pasal 59 Peraturan Presiden Nomor 83 tentang Badan Gizi Nasional yang mengatur pejabat tinggi madya dapat ditunjuk langsung oleh Presiden."Kemarin sore kami mendapat Keppres yang ditandatangani Pak Presiden, mengangkat beliau-beliau ini sebagai pejabat tinggi madya di lingkungan BGN," kata Arumsari kepada wartawan.Adapun lima pejabat yang diperkenalkan yakni:1. Lili Khamiliyah selaku Sekretaris Utama2. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea selaku Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola3. Zainuri selaku Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran4. Mariman Darto selaku Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama5. Ketut Sumedana selaku Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.Arumsari menjelaskan, Ketut Sumadena dipilih karena memiliki pengalaman panjang selama 28 tahun di Kejaksaan. Menurutnya pengalaman tersebut dinilai relevan untuk memperkuat fungsi pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Nah, ini kayaknya kalau beliau enggak asing nih, karena beliau lama jadi Kapuspenkum ya. Bapak Dr. Ketut Sumadena mendapat amanah menjadi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan,” ujarnya.