Suasana pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Kamis (22/11/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanChief Marketing and Sales Officer Astra Credit Companies (ACC), Tan Chian Hok atau akrab disapa Ahok, menjelaskan iklim industri pembiayaan kendaraan roda empat baru selama 2026 berjalan dinilai masih cukup baik."Kita memang tahu bahwa 2026 ini tahun yang sangat menantang buat kita seperti yang disampaikan Gaikindo. Kami berpikir bahwa market ini diperkirakan lebih kurang sama dengan 2025 sekitar 800 ribu unit," buka Chian Hok di Jakarta, Rabu (22/7/2026).Ahok menambahkan, pihaknya menguasai 29,2 persen pangsa pasar pembiayaan nasional roda empat dengan total nilai transaksi sebesar 29 triliun yang disalurkan oleh ACC dan TAF (Toyota Astra Finance) selama Januari hingga Mei 2026."Tetapi ternyata kalau melihat press conference Gaikindo kemarin, 2026 ini dari Januari sampai Juni secara wholesales itu penjualan sudah mencapai 436 ribu unit atau tumbuh sekitar 15,9 persen. Mudah-mudahan ini berdampak ke pembiayaan," katanya.Mobil Traga di booth Isuzu saat gelaran pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparanKendati demikian, ia tak menampik kinerja pasar otomotif sepanjang tahun ini tidak selamanya mencatatkan hasil positif. Misalnya, pada saat awal-awal 2026 yang menjadi periode di mana belum banyak terjadi transaksi pembelian produk otomotif."Jadi mungkin begini, biasanya jelang akhir tahun itu kan ada banyak promo-promo. Makanya mungkin sudah banyak yang realisasi (pembelian) akhir tahun, sehingga banyak tersedot untuk awal-awal tahun. Tetapi secara normatif biasanya Januari ke Februari itu stagnan, sebelum masuk momen Lebaran," jelasnya.Menyoal isu dampak dari fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berpengaruh karena daya beli, hingga kredit macet atau NPL (Non Performing Loan) dikatakan Ahok masih dalam taraf normal."Kalau PHK itu kan mungkin lebih (berdampak) pembiayaan ke motor, kalau mobil tidak terlalu. NPL juga masih terjaga dengan baik, masih di bawah ketentuan OJK yakni lebih kurang satu persen. Cukup kondusif buat ACC," paparnya.ACC dan TAF jadi Platinum Financial Partner GIIAS 2026Media gathering Astra Finance jelang penyelenggaraan GIIAS 2026, (22/7/2026). Foto: Sena Pratama/kumparanGuna menjaga asa bisnis pembiayaan Astra Group tetap tumbuh positif, ACC dan TAF melanjutkan kerja sama dengan penyelenggara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 sebagai Platinum Financial Partner.Ahok mengatakan, target transaksi gelaran otomotif skala nasional itu untuk tahun ini akan sedikit menantang bila berkaca dengan capaian pameran serupa 2025 lalu, yang torehkan angka transaksi Rp 2,4 triliun dari 5.560 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan)."Memang satu hal yang sulit nanti, ya. Tetapi berkilas dari yang kita lihat tahun 2025, inginnya sih mudah-mudahan kita bisa mencapai target yang sama dengan tahun sebelumnya," bilangnya.Pada GIIAS 2026, ACC dan TAF berkolaborasi dengan lima unit bisnis Astra Financial yakni FIFGroup, Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, dan Bank Saqu. Turut menggandeng OLXmobbi sebagai Official Trade-in Partner.Media gathering Astra Finance jelang penyelenggaraan GIIAS 2026, (22/7/2026). Foto: Sena Pratama/kumparanKolaborasi ini menghadirkan solusi keuangan yang terintegrasi, mencakup pembiayaan kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua, perlindungan kendaraan dan jiwa, transaksi digital, layanan perbankan digital, dan fasilitas tukar tambah.Perusahaan pun menyiapkan berbagai program menarik seperti Tebus Hemat untuk SPK mobil dengan benefit hingga Rp 6,9 juta. Ada juga program menarik dari masing-masing lima unit bisnis Astra Finansial lainnya.