Polisi Bicara soal Dugaan Gangster Terkait Tewasnya Sekuriti Waduk Jatiluhur

Wait 5 sec.

Garis polisi terpasang di lokasi penemuan mayat seorang sekuriti di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Sabtu (25/6/2026). Foto: kumparanPolres Purwakarta, Jawa Barat, masih menyelidiki kasus penemuan jasad sekuriti Waduk Jatiluhur, Sumarna (40). Korban ditemukan tewas mengapung dengan tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, tepatnya di kawasan Tanggul Kayat, Jumat (24/7).Di media sosial beredar kabar tewasnya korban berkaitan aksi vandalisme yang terjadi di Tanggul Kayat. Diduga pelakunya kelompok gangster.Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, belum bisa memastikannya."Kami belum bisa memastikan untuk itu (keterlibatan kelompok gangster), belum ada bukti pendukung keterkaitan gangster," ungkapnya pada Sabtu (25/7).Di media sosial beredar video coretan-coretan di Tanggul Kayat yang diduga direkam oleh komandan korban. Perekam video menyayangkan aksi vandalisme tersebut dan telah melaporkannya ke polisi. Diduga korban yang melaporkan vandalisme tersebut.Untuk mengungkap penyebab kematian korban, polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti. Di antaranya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian."CCTV masih ditelusuri," jelasnya.TKP Dipasang Garis Polisikumparan mendatangi lokasi kejadian pada Sabtu (25/7). Garis polisi terpasang di lokasi tersebut sepanjang kurang lebih 3 meter.Di lokasi itu, terdapat satu perahu milik warga yang diketahui telah lama bersandar dan sempat digunakan untuk menyusuri jenazah korban.Tak jauh dari TKP, terdapat pula dermaga tempat bongkar muat hasil tangkapan ikan nelayan di sekitar Waduk Jatiluhur.Warga setempat, Darmi (53), menyebut korban ditemukan sekitar 3 meter dari daratan dalam posisi nyaris mengambang."Ketemunya ada pas pukul 10.00 WIB mah. Pinuh pisan nu ningali (penuh banget yang melihat)," katanya.