BorneoFlash.com, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta 734 Perwira Prajurit Karier TNI Tahun Anggaran 2026 meningkatkan kemampuan di bidang teknologi agar mampu menghadapi tantangan pertahanan yang semakin kompleks.Saat melantik para perwira di Lapangan Prima Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, Agus menegaskan bahwa setiap perwira harus memiliki wawasan strategis dan mampu mengikuti perkembangan teknologi."Tantangan tugas TNI yang semakin kompleks saat ini menuntut setiap perwira memiliki wawasan strategis yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi," ujar Agus, dikutip dari siaran pers resmi Mabes TNI.Agus menegaskan bahwa perkembangan alat utama sistem senjata atau alutsista menuntut setiap prajurit menguasai teknologi pertahanan. Menurutnya, penguasaan teknologi membantu prajurit mengoperasikan alutsista secara optimal sekaligus mendorong pengembangan teknologi pertahanan nasional.Agus juga menilai penguasaan teknologi menjadi bekal penting untuk menghadapi berbagai ancaman nonkonvensional yang terus berkembang. Karena itu, ia meminta para Perwira Prajurit Karier memberikan kontribusi terbaik dalam pengembangan teknologi pertahanan TNI."Terus tingkatkan profesionalisme dan kualitas kepemimpinan, kuasai teknologi, serta pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pengabdian," tegasnya.TNI melantik 734 Perwira Prajurit Karier yang terdiri atas 438 personel Matra Darat, 203 personel Matra Laut, dan 93 personel Matra Udara.Pada kesempatan itu, Agus juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari setiap matra. Matra Darat mencatat Letda Inf Agus M.D. Simamora dan Letda Caj K Dita Listya Etania sebagai lulusan terbaik. Matra Laut menobatkan Letda Laut KH Daffa Reyhan Gymnastiar dan Lettu Laut K W Kunthi Tri Haryanti sebagai lulusan terbaik. Matra Udara menetapkan Letda Sus Muhamad Bachrul Ferlyanto dan Letda Kes W Vera Septiana Fardani sebagai lulusan terbaik. (*)