PT Gajah Tunggal Tbk Rilis GitiXCursion, Ban Rugged Terrain Pertama di Indonesia

Wait 5 sec.

Ban GitiXCursion RT Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanSegmen ban SUV dan mobil 4x4 di Indonesia kedatangan pemain baru. PT Gajah Tunggal Tbk memperkenalkan GitiXCursion, ban Rugged Terrain (RT) yang dirancang untuk penggunaan harian hingga off-road.Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal Tbk, Marcella Dewi, menuturkan bahwa GitiXCursion merupakan lini teranyar dari Giti yang menjadi ban RT pertama di Indonesia.“Ini adalah generasi baru dan ban RT pertama yang ada di Indonesia. Giti sendiri merupakan merek yang sudah dipercaya lebih dari 300 pabrikan kendaraan, termasuk segmen premium, seperti BMW, Tesla, Volswagen, dan lainnya,” ujarnya di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/7).Pilihan ukuran ban dan rim pada GitiXCursion RT Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparanAdapun, ban ini tersedia untuk pelek 18 dan 20 inci yang masing-masing memiliki enam varian. Ban ini masuk ke dalam kategori RT dengan komposisi 60 persen on-road dan 40 persen off-road.Kendati masuk kategori ban RT, ban ini tetap cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Saat dibawa ke jalur yang lebih berat, Giti mengklaim ban tersebut mampu memberikan traksi yang optimal.GitiXCursion sendiri dirancang untuk memberikan performa yang meyakinkan di segala medan. Ban tersebut mengkombinasikan traksi yang kuat, ketangguhan, pengendalian yang stabil, serta memberikan kontrol dan kenyamanan di setiap perjalanan.Variasi tipe ban pada mobil SUV. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan“Kami mempunyai Giti International Accreditation. Tidak hanya sertifikasi SNI, tapi juga (regulasi) di Eropa, China, dan Timur Tengah dalam hal ketahanan dan keamanan kami sudah memenuhi kriteria ke negara lain.Bicara harga, Giti akan mengumumkan banderol GitiXCursion saat peluncurannya di GIIAS 2026. Selain itu, ada juga ban Champiro Ultimate yang ikut dipasarkan kembali oleh perusahaan dalam ajang tersebut.Sebagai catatan, GitiXCursion sendiri telah diuji dalam proving ground terbesar di Asia Tenggara seluas 65 hektare. Fasilitas tersebut memiliki beragam area pengujian ban, seperti Vehicle Dynamic Area (VDA), Noise Vibration and Hardness (NSH), Wet Handling Course, sampai The ISO Noise.