Mundurnya Hotman Paris Sebagai Pengacara Eks Jampidsus Febrie

Wait 5 sec.

Hotman Paris usai memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanHotman Paris mengundurkan diri sebagai pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Dia mundur karena alasan kesehatan.Febrie Adriansyah adalah tersangka kasus dugaan korupsi penanganan hukum perkara ASABRI dan pencucian uang. Penetapan tersangkanya diumumkan Kortastipidkor pada 11 Juli 2026. Penanganan perkaranya kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Agung."Atas pertimbangan kesehatan itulah, sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya yang sekarang jadi mantan, Febrie Jampidsus, (bahwa) saya mengundurkan diri," kata Hotman dalam konferensi pers di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, Kamis (23/7)."Sudah ngomong dari 2 hari lalu tapi beliau mengimbau kalau bisa bisa beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan begini aku takut makin parah ya," sambungnya.Hotman mengaku sudah sempat menjalani operasi saraf terjepit di Singapura pada 9 Juli. Selain itu, dirawat pula di Rumah Sakit Medistra di bawah pengawasan dokter Penny.“Saya akhirnya operasi saraf kejepit di rumah sakit di Singapura di Novena. Dioperasi dibus total dua malam opname. Harusnya empat malam opname. Tapi seperti biasa aku rada bandel, baru dua malam aku kabur ke Hilton Hotel di Singapura. Padahal nah ini dokternya marah kan, enggak boleh," papar Hotman."Menurut dokter di sana dua minggu enggak boleh kerja. Anda tahu kan saya kerja dua minggu ini yang Anda tahulah kasusnya kan ya. Akhirnya makin parah. Aku sangat khawatir katanya kalau takut jadi lumpuh kalau karena selama dua bulan kan saraf gua itu ke kaki ya. Kalau sarafnya ada apa-apa kan kakinya entar enggak bisa 'nendang' lawan," sambungnya.Menurut Hotman, kondisinya saat ini masih merasakan sakit. Dia berencana akan kembali menjalani pengobatan di Singapura pada Jumat besok."Jadi besok subuh saya mau ke Singapura (naik) pesawat. Kalau mau ketemu lagi di bandara pukul 0.30 WIB, cari gua di Terminal 3 Gate 1. Mudah-mudahan gua enggak disuruh opname lagi ya," ucap dia.Dengan alasan tersebut, Hotman mengundurkan diri sebagai pengacara Febrie."Ya dia bisa maklumin, enggak apa-apa dia sahabat saya juga, maklumin," ujarnya.Sakit Jadi Alasan Hotman Mundur: Takut Makin ParahPengacara Hotman Paris menghadiri agenda di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanHotman menyatakan, ia mengalami gangguan kesehatan sehingga harus berhenti sebagai pengacara Febrie. Ia takut, jika terus dipaksakan, kondisinya kian buruk."Sudah ngomong dari 2 hari lalu tapi beliau (Febrie) mengimbau kalau bisa bisa beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan begini aku takut makin parah ya," kata Hotman, di RS Medistra, Jakarta Selatan.Hal itu juga telah diperingatkan dokter Hotman di Singapura, agar ia mengambil waktu istirahat untuk pengobatannya."Tapi kalau begini gua enggak bisa lagi karena dokter Singapura pun sudah marah-marah gitu loh, kenapa you kerja gitu loh," imbuhnya.4 Hari Hotman Paris Jadi Pengacara FebrieHotman Paris usai memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparanHotman Paris sudah resmi mengundurkan diri sebagai pengacara Febrie Adriansyah. Dia menjadi pengacara mantan Jampidsus itu hanya sekitar 4 hari.Berikut perjalanan singkatnya:17 Juli 2026Hotman Paris mendadak muncul di Kejagung. Di hari yang sama itu, Febrie diperiksa sebagai tersangka.Hotman kemudian menggelar konferensi pers pada Jumat malam itu. Dia pun mengaku sebagai pengacara Febrie dan menjelaskan sejumlah hal mengenai perkara tersebut."Hari ini (Febrie) sudah di-BAP dari jam 9 sampai sekarang baru selesai. Ada 18 pertanyaan yang sudah dijawab dengan baik, dan kesimpulannya tidak ada penahanan. Dan ada 18 pertanyaan dijawab hari ini. Hari ini fokus kepada kasus ASABRI," ujar Hotman kepada wartawan dalam jumpa pers di gedung Jampidsus Kejagung, Jumat (17/7).Masih dalam konferensi pers itu, Hotman kemudian menjelaskan sejumlah hal. Mulai dari kejelasan status rumah di Sentul hingga membantah Febrie menerima uang.Hotman juga menyatakan bahwa Febrie tak tahu menahu mengenai brankas berisi uang dan puluhan kilogram emas yang ditemukan penyidik di sejumlah lokasi penggeledahan.Pernyataan Hotman dalam konferensi pers itu sempat menjadi sorotan karena ucapannya 'lu punya otak enggak sih?' dinilai merendahkan wartawan.Selain itu, dia juga menuai kritik karena dinilai menyeret nama Presiden Prabowo dalam perkara tersebut.Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTOSaat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Hotman sempat menyebut Febrie adalah Jampidsus yang dibanggakan oleh Prabowo. Sebab Febrie sebagai Ketua Pelaksana Satgas PKH dapat mengembalikan kerugian negara mencapai Rp 430 triliun.Hotman pun mempertanyakan kenapa Polri berani mentersangkakan Febrie tanpa izin Prabowo.20 Juli 2026Hotman Paris meminta maaf kepada wartawan atas polemik imbas ucapannya. Permintaan maaf diunggah dalam akun Instagram-nya pada 20 Juli 2026 atau 3 hari usai konferensi pers."Pernyataan maaf dari saya Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan, 'Lu punya otak enggak sih?'," kata Hotman Paris dikutip dari akun Instagram-nya, Senin (20/7).Pada saat itu, Hotman mengaku emosi karena diberondong pertanyaan yang bukan kapasitasnya untuk menjawab. Meski demikian, Hotman tetap menyatakan permintaan maaf kepada wartawan.Selain itu, dia juga mengunggah konten terpisah mengenai permintaan maaf kepada Presiden Prabowo."Halo Bapak Presiden Republik Indonesia. Halo Bapak Jaksa Agung. Halo Bapak Kapolri. Halo Bapak Kapolda Metro Jaya. Dengan ini Hotman menyatakan permohonan maaf kalau ada ucapan atau tindakan saya yang kurang berkenan pada waktu konferensi pers, pada waktu setelah selesai pemeriksaan tersangka mantan Jampidsus di Kejaksaan Agung pada tanggal 17 Juli 2026 ya," kata Hotman dalam video tersebut.Hotman menjelaskan, apa pun yang ia ucapkan, konteksnya adalah melindungi kliennya serta bagian dari pekerjaannya sebagai pengacara. Tanpa ada muatan politik.23 Juli 2026Hotman Paris tiba-tiba menggelar konferensi pers di Rumah Sakit Medistra Jakarta. Sambil duduk di kursi roda, Hotman bercerita soal kondisi kesehatannya.Menurut Hotman, dia sempat menjalani operasi saraf terjepit pada awal Juli 2026 di Singapura. Dia pun menjalani perawatan di RS Medistra.Meski sudah operasi, Hotman mengaku masih merasa sakit. Atas pertimbangan tersebut, Hotman mengundurkan diri sebagai pengacara Febrie.